Rencana Pembangunan RSUD Juwana Pati Hilang dari Perencanaan.


Jateng7.com.PATI – Barangkali warga di Kabupaten Pati sampai saat ini belum ada yang lupa atas munculnya rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk membangun fasilitas kesehatan cukup representatif. Yakni, sebuah Rumah Sakit Umum (RSUD) di Juwana sebagai salah satu wilayah Eks-Kawedanan di Pati.

Apalagi, untuk wilayah dengan status sama di Kayen juga sudah dibangun fasilitas sama, untuk warga di Kecamatan Sukolilo, Kayen, Tambakromo, dan Kecamatan Gabus. Sehingga jika RS dibangun di Juwana, maka kebutuhan layanan kesehatan masyarakat atau jika harus berobat saat sakit bisa menampung yang datang dari Kecamatan Batangan, selain dari Juwana sendiri tapi juga masih ada yang berasal dari wilayah Jaken, Jakenan, Pucakwangi, dan juga Kecamatan Winong.

Akan tetapi, ungkap sejumlah warga, bahwa akhirnya rencana pembangunan RSUD yang semula digadang-gadang dengan konstruksi berlantai empat, akhirnya hanya tinggal rencana. ”Bersyukur karena di dalam Kota Juwana sendiri, saat ini sudah berdiri bangunan rumah sakit swasta cukup besar, yaitu Rumah Sakit (RS) Budi Agung,”ujar salah seorang di antara mereka, Yono (46).



Lokasi bekas Terminal Juwan yang saat ini sudah berubah fungsi, tidak jelas bagaimana pengelolaannnya, tapi sudah lama dimanfaatkan untuk mangkal truk.(Foto:SN/aed)
Lokasi bekas Terminal Juwan yang saat ini sudah berubah fungsi, tidak jelas bagaimana pengelolaannnya, tapi sudah lama dimanfaatkan untuk mangkal truk.(Foto:SN/aed)
Sementara untuk warga di wilayah eks-Kawedanan Juwana lainnya, lanjut dia, baik seperti dari wilayah Kecamatan Wedarijaksa maupun Kecamatan Trangkil, untuk layanan kesehatan di tempat tinggalnya sudah dekat dengan rumah sakit swasta lainnya. ”Yakni, Rumah Sakit (RS) As-Suyuthiyah, di Desa Guyangan, Kecamatan Trangkil,”imbuhnya.

Ditanya berkait hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya DPUPR Kabupaten Pati, Arief Wahyudi, tidak mengelak bahwa bekas lokasi Terminal juwana, di Desa Kauman memang pernah direncakan untuk pendirian RSUD Juwana. Bahkan, dari sisi ”detail inginering desain” (DED) rencana pembangunannnya sudah melalui kajian secara komprehensif di Tahun 2019.
Akan tetapi alokasi penganggarannya di Tahun 2020 yang sudah muncul, terpaksa harus dilepas lagi dengan pertimbangan, bahwa hal itu tidak mendesak sehingga harus diberlakukan refocussing anggaran. ”Sebab, saat itu yang mendesak untuk penyediaan anggarannya adalah penanganan Covid-19,”imbuhnya.(Jateng7.com._sumber DPUPR Kabupaten Pati).

Post a Comment

Previous Post Next Post

Contact Form