Polres Pati Laksanakan Sidak ke Sejumlah Toko dan Swalayan Di Kota Pati.

Jateng7.com.PATI - Polres Pati laksanakan Sidak ke sejumlah toko dan swalayan. Hal ini lantaran adanya laporan masyarakat mengenai kelangkaan minyak goreng di wilayah Kabupaten Pati,  (21/2/2022).



Sidak dimulai sejak Pukul 13.00 WIB, dari Unit II Tipidter Polres Pati dengan mendatangi kesejumlah swalayan dan toko guna mengecek stok dan harga eceran minyak goreng.



Seperti halnya di swalayan ADA Pati, pihaknya menemukan beberapa merk dengan harga yang sama disana rata-rata minyak goreng dijual dengan harga 14.000 per liter, Ada 3 merk disana, untuk pembelian di batasi per orang 2 liter bersubsidi.

Sementara di TOKO ABI, Jl. Kol. Sunandar No.35, Desa Puri di dapat hasil satu jenis minyak subsidi dan dua jenis minyak non subsidi, Minyak goreng merk MASKU 1 Liter dijual dengan harga 21.000 (non subsidi). Sedangkan merk SGTOP 2 Liter dijual dengan harga 38.000 (non subsidi), untuk merk SIP 1 Liter di jual dengan harga 14.000 dan untuk metode pembelian minyak subsidi setiap pembeli/konsumen di batasi perorang hanya boleh membeli 1(satu) Liter minyak goreng subsidi.

Sidak berlanjut ke TOKO Pak Sigit Jl. Kol. Sunandar No.35, Puri, Pati di dapat hasil satu jenis minyak goreng subsidi dan dua jenis minyak goreng non subsidi. Untuk minyak goreng merk KUNCI MAS 2 Liter dijual dengan harga 40.000 (non subsidi), Merk SUNCO 2 Liter dijual dengan harga 42.000 (non subsidi) Merk SIP 1,8 Liter dijual dengan harga 25.000
dan untuk metode pembelian minyak subsidi setiap pembeli/konsumen di batasi per-orang hanya boleh membeli 1(satu) Liter minyak goreng subsidi.

Sedangkan di swalayan LUWES PATI, Jl. Dr. Sutomo No.26, Pati Kidul, Kec. Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, di dapat hasil terdapat empat jenis minyak goreng subsidi yakni, Minyak goreng merk FORTUNE 1 Liter dijual dengan harga 14.000, Merk FRAISWELL 2 Liter dijual dengan harga 28.000, Merk TROPICAL MG 2 Liter dijual dengan harga 28.000 Minyak goreng merk FORVITA 2 Liter dijual dengan harga 28.000
dan untuk metode pembelian minyak subsidi setiap pembeli/konsumen juga di batasi per-orang hanya boleh membeli satu Liter minyak goreng subsidi.

Kapolres Pati AKBP Christian Tobing melalui Kabag Humas IPTU Sukarno mengatakan, Untuk ketersediaan stok minyak goreng bersubsidi di wilayah Kabupaten Pati masih mencukupi.

“Namun dari pihak pengelola sengaja mengeluarkan stok minyak goreng tersebut secara bertahap dan membatasi pembelian guna menghindari pembeli yang nakal, (pembeli yang menjual kembali dengan harga tinggi),” terangnya .(Jateng7.com. _ sumber Humas Polres Pati).

Post a Comment

Previous Post Next Post

Contact Form