Untuk Realisasi APBN Lingkup KPPN Pati Hingga Akhir Tahun 2021 Capai 98,02 persen(1.479 M).

Realisasi penyerapan APBN yang dikelola satuan kerja sejumlah 56 satuan kerja lingkup KPPN Pati sampai dengan 31 Desember 2021 mencapai Rp 1.479 Milyar atau sebesar 98,02% dari total pagu sebesar Rp 1.509,6 M.

Realisasi ini cukup menggembirakan di tengah kita sedang mulai bangkit setelah diterjang pandemi yang lebih dari dua tahun. Sesuai harapan pemerintah bahwa APBN yang dikelola oleh seluruh satuan kerja pemerintah harus hadir dan mengambil peran penting dalam menggerakkan kembali ekonomi masyarakat yang turun akibat dampak pandemi. Dengan serapan anggaran yang cukup baik oleh satker-satker lingkup KPPN Pati, pastinya akan menambah uang yang beredar di masyarakat sehingga bisa mendorong roda ekonomi masyarakat agar bisa cepat pulih kembali. 

Realisasi anggaran tersebut terinci ke dalam empat jenis belanja yaitu Belanja Pegawai, Belanja Barang, Belanja Modal dan Belanja sosial serta Dana Transfer.


 
Untuk Belanja pegawai mencapai serapan Rp 416,6 M atau sebesar 101,27% dari pagu Rp 411,3 M, Belanja Barang mencapai serapan Rp 159,3 M atau sebesar 97,09% dari pagu Rp 164,0 M, Belanja Modal mencapai serapan Rp 40,5 M atau sebesar 99,09% dari pagu Rp 40,9 M, Belanja Sosial mencapai serapan Rp 1,3 M atau sebesar 1000 % dari pagu Rp 1,3 M sedang Dana Transfer mencapai serapan Rp 861,6 M atau sebesar 96,64% dari sebesar Rp 891,6 M.

Untuk realisasi Dana Transfer terdiri dari Dana Desa dan DAK Fisik. Untuk Dana Desa sudah disalurkan sebesar 100% dari total pagu 686,9 M, sedangkan DAK Fisik sendiri kalau dihitung dari nilai Kontrak yang ditandatangani penyaluran mencapai Rp 174,7 M atau 99,89% dari total kontrak sebesar Rp 174,9 M. 


 
Pada tahun 2022 ini, Satker-satker lingkup KPPN Pati dapat melakukan penyerapan di awal periode sehingga bisa memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat, di samping itu juga nilai manfaat dari output kegiatan segera bisa dirasakan di awal periode anggaran untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi maupun pelayanan kepada masyarakat.

Diharapkan seluruh satker segera mengajukan Uang Persediaan untuk pembiayaan keperluan operasional kantor maupun melaksanakan penyelesaian pengadaan barang/jasa pada awal triwulan I 2022, sehingga serapan anggaran tidak menumpuk di akhir periode tahun anggaran.

Perencanaan yang matang serta konsisten dalam melakukan monitoring dan evaluasi oleh seluruh KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) menjadi kunci dalam pengelolaan APBN yang makin baik di tahun 2022.(Jateng7.com. - sumber KPPN Pati & pn).

Post a Comment

Previous Post Next Post

Contact Form