6 Komplotan Spesialis Bobol ATM Gasak Uang 947 Juta Diringkus Polda Jateng - Jateng7


Saturday, October 2, 2021

6 Komplotan Spesialis Bobol ATM Gasak Uang 947 Juta Diringkus Polda Jateng

 

GB. Konferensi pers Dirreskrimum Polda Jateng,   "pengungkapan tindak pidana pencurian dengan pemberatan modus merusak mesin ATM dengan menggunakan alat las dan Bor" di Aula Ditkrimum Mapolda Jawa Tengah Jumat (1/10).

JATENG7.SEMARANG - Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah meringkus enam anggota komplotan pencuri yang memiliki spesialisasi membobol mesin ATM (anjungan tunai mandiri). Jumat (01/10/2021).

Dalam konferensi pers, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol.Djuhandani di Semarang  mengatakan, “komplotan ini memiliki spesialisasi membobol brankas pada mesin ATM dengan menggunakan alat las dan mesin bor. Komplotan specialis pembobol mesin ATM di Jawa Tengah  ini beraksi di sejumlah lokasi dan menggasak uang total Rp 947 juta. 

Ia menjelaskan, penangkapan para pelaku didasarkan atas laporan polisi pada kejadian pembobolan ATM Bank CIMB Niaga yang berada di salah satu toko modern di Dusun Kembangarum, Mranggen, Kabupaten Demak, pada 12 September 2021.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng Kombes Djuhandani Rahardjo Puro mengatakan, enam orang tersangka ditangkap 26 September 2021 lalu di dua tempat berbeda. Masing-masing tersangka berinisial MS, AM, MN, MA, SY dan AR.

"Dalam penyelidikan yang dilaksanakan kita menangkap enam pelaku. Jadi semua sudah kita tangkap, lengkap," kata Djuhandani di Mapolda Jateng, Jumat (1/10).

Para tersangka itu ditangkap berdasarkan peristiwa tanggal 12 September 2021 ketika ATM CIMB Niaga di minimarket di Kembangarum, Mranggen, Kabupaten Demak, dibobol. Kerugian mencapai Rp 97,1 juta."Ada empat lokasi, yang di Mranggen ini, enam orang ikut semua," jelasnya.

Tiga lokasi lainnya yaitu pada 10 September lalu di ATM kantor kas Bank BPD Jateng Godong, Grobogan, tapi gagal. Kemudian 17 September ATM BRI di kantor Samsat Ungaran, Kabupaten Semarang, yang juga gagal. Terakhir yaitu 18 September di minimarket di Gunungpati Kota Semarang dengan hasil curian mencapai Rp 850 juta.

"Di Samsat Ungaran mereka gagal karena gas yang untuk ngelas habis. Kemudian di Godong mereka merasa ada yang melihat aksi mereka," ujarnya.

GB. Enam komplotan ini memiliki spesialisasi membobol brankas pada mesin ATM di Jateng

Modus yang dilakukan para tersangka cukup tertata yaitu mulai dari memeriksa situasi di sekitar target, kemudian membawa mobil dan truk sewaan untuk ke lokasi. Truk selain digunakan untuk membawa hasil kejahatan juga untuk menutupi lokasi ketika mereka menjebol tembok dan membobol mesin ATM,”tutur Djuhandani. (tim jateng7.co/Pati).


Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments