Kebakaran Gudang Kapuk di Karaban Pati, Tiga Orang Alami Luka Bakar - Jateng7


Wednesday, September 1, 2021

Kebakaran Gudang Kapuk di Karaban Pati, Tiga Orang Alami Luka Bakar

 

GB. Lokasi gudang kapuk milik Ranzi Karaban terbakar Rabu (1/9)

JATENG7.PATI - Kebakaran melanda sebuah gudang kapuk di Desa Karaban, Kecamatan Gabus Kabupaten Pati, Rabu (1/9/2021).  Pemilik gudang tersebut ialah Ronzi (47), warga desa setempat warga RT 06/RW 07. Akibat musibah terbakarnya gudang kapuk tersebut, tiga orang mengalami  luka bakar serius, termasuk pemilik usaha yang bersangkutan.

Saat dimintai keterangan Kepala Satpol PP Kabupaten Pati Sugiyono mengatakan, “kebakaran terjadi pada pukul 14.15 WIB, penyebab terjadinya kebakaran, diduga bermula dari percikan api pada bagian lakher pemprosen odolan kapuk.

Sugiyono menambahkan, terdapat tiga orang yang mengalami luka bakar akibat peristiwa ini. Mereka ialah Ronzi (47), Sarwi (60), dan Sukardi (60). Ketiganya warga Karaban. Adapun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 200 juta."Penyebab kebakaran ialah percikan api dari laher mesin penggiling kapuk," tandas dia.  

Laporan terjadinya peristiwa itu diterima oleh regu Damkar, pihaknya menerjunkan tiga unit mobil damkar. Kemudian dibantu 2 unit mobil damkar PT Garudafood, 1 mobil tangki PMI, dan 1 mobil tangki relawan yang langsung bergerak cepat menuju ke lokasi kejadian.

Untuk melokalisir kobaran api agar jangan sampai merambat ke permukiman, dan api dapat dipadamkan sekitar pukul 16.26 WIB.   Dalam proses pemadaman, 12 anggota Damkar Pati dibantu TNI-Polri dan masyarakat setempat.

“Berkait hal tersebut, pihaknya mengerahkan dua unit Damkar Pemkab Pati dan 1 unit Damkar  yang selama ini disiagakan di Tambakromo. ”Selebihnya ada juga dua unit Damkar dari Garudafood, satu unit tanki PMI, dan satu unit tangki relawan dengan melibatkan personel Damkar, Polri, TNI, dan juga masyarakat setempat,” ujarnya.

Selebihnya Sugiyono juga mengingatkan, bahwa para pemilik usaha pemprosesan kapuk odolan yang ada di setiap gudang hendaknya lebih ekstra hati-hati. Sebab, barang tersebut mudah terbakar, lebih-lebih pada saat kondisi cuaca panas seperti sekarang, sehingga jangan sampai ada para pekerja atau siapa pun yang ada dalam lingkungan tersebut mengabaikan hal-hal yang menyebabkan terjadinya kebakaran.

Adapun yang sering menjadi penyebab sumbernya api,yaitu dari mesin pemproses kapuk odolan yang biasanya, karena lakhernya tidak beres. ”Selain itu, ada juga ikut tergilingnya potongan paku atau logam lainnya sehingga menimbulkan percikan api, dan kemudian membakar odolan kapuk yang sedang diproses,” tuturnya. (jateng7.co/Mad.Peci).

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments