Bea Cukai Kudus Menindak Rokok Ilegal Yang Dijual Lewat E-commerce - Jateng7


Friday, September 10, 2021

Bea Cukai Kudus Menindak Rokok Ilegal Yang Dijual Lewat E-commerce

 

GB.Rokok ilegal yang disita oleh pihak Bea Cukai Kudus , Selasa 7/9

JATENG7.KUDUS - Modus peredaran rokok ilegal semakin hari semakin banyak. Tidak hanya melalui transaksi secara langsung, penjualan barang ilegal ini juga sudah dilakukan melalui e-commerce.  Hal ini telah dilakukan oleh Bea Cukai Kudus berhasil menindak pelaku penjualan rokok ilegal yang melakukan penawaran melalui e-commerce pada Selasa (07/09/2021).

Penindakan dilakukan di lokasi jasa pengiriman yang terletak di Jalan Raya Bungo Ketapang, Demak, dan rumah tempat penimbunan rokok ilegal di Desa Robayan Kalinyamatan, Jepara. Selain itu, sejumlah barang bukti juga turut diamankan.

Dalam rangka melaksanakan Operasi Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Kudus melakukan pemantauan dan analisa penawaran rokok ilegal di beberapa e-commerce di Indonesia. Selanjutnya didapati kesimpulan bahwa pada hari Selasa (07/09) sekitar pukul 18.00 WIB akan dilakukan pengiriman Barang Kena Cukai (BKC) berupa rokok diduga ilegal dari wilayah Jepara yang akan dikirim melalui jasa pengiriman.

Dari hasil analisa, Tim Intelijen dan Penindakan Bea Cukai Kudus bergegas menuju jasa pengiriman yang akan digunakan untuk mengirim rokok. Sekitar pukul 19.00, tim melihat sebuah mobil warna abu-abu metalik, yang diduga membawa rokok ilegal tiba dan memasuki jasa pengiriman untuk mendaftarkan barang kirimannya.

Tim segera melakukan penindakan, pada saat rokok ilegal sedang didaftarkan untuk dikirmkan melalui jasa pengiriman tersebut . Diperoleh bukti, 4 slop (@10 bungkus) dan  8 paket berisi total 107 slop rokok ilegal berbagai merk (DALILL BOLD, BLITZ, TIGA JAYA, C@FFEE STIK, SMD, L4, SUMBER BARU), tanpa dilekati pita cukai dan menggunakan pita cukai palsu. Pemilik barang berinisial F (23 tahun) beserta seluruh barang bukti lainnya dibawa ke Kantor Bea Cukai Kudus untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan pengembangan, diperoleh informasi dari pemilik barang (F) bahwa terdapat rokok Ilegal di bangunan/rumah yang digunakan untuk menimbun rokok ilegal di Jepara. Kemudian Tim segera menuju rumah yang terletak di Desa Robayan Kalinyamatan Jepara dan melakukan penindakan.  Tim berhasil mengamankan rokok Ilegal jenis sigaret kretek mesin (SKM) dan sigaret kretek tangan (SKT)  sejumlah 34 bale (@200 bungkus) dan 201 slop berbagai merk, tanpa dilekati pita cukai dan menggunakan pita cukai palsu.

Total diperoleh barang bukti sebanyak 183.640 batang rokok ilegal  dengan total perkiraan nilai barang sebesar Rp 138.352.800,- dan potensi kerugian negara mencapai Rp 90.922.204,-.(jateng7.co.kudus/Kustajad).

 

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments