Akhirnya Terkuak, Motif Di Balik Pembunuhan Subroto Warga Krasak Bangsri Jepara - Jateng7


Tuesday, August 3, 2021

Akhirnya Terkuak, Motif Di Balik Pembunuhan Subroto Warga Krasak Bangsri Jepara

 

GB.Kasatreskrim Polres JeparaAKP Muhammad Fatkhur Rozi, S.H., S.I.Ksaat di sambangi di ruang kerjanya.Selasa (03/8)

JATENG7.JEPARA - Warga Krasak Bangsri Jepara yang meninggal akibat pengkroyokan  di kebun tengguli masih menunggu hasil autopsi dari tim forensik RSUD Jepara.

Peristiwa pengeroyokan yang terjadi pada hari Minggu malam senin 18 Juli 2021 ini, dipicu karena salah satu rombongan memblayer motornya di sekitaran pemuda tengguli yang lagi nongkrong. Karena kesal, akhirnya rombongan pemuda tengguli tersebut mengeroyok sekumpulan pemuda yang blayer motor tadi.

Dari keterangan salah satu saksi  korban pengeroyokan (Gf) saat ditemui tim Jateng7.co menyampaikan, “bahwa pemicu terjadinya bentrokan karena salah satu temannya wanita keluar dan dihadang sekelompok pemuda mabuk yang lagi nongkrong. Selang beberapa waktu terjadi pengkroyokan/tawuran yang mengakibatkan salah satu pemuda meninggal dunia.

Menurut keterangan penyidik Polres Jepara AKP Muhammad Fatkhur Rozi, S.H., S.I.K saat disambangi diruang kerjanya menyampaikan, “bahwa hasil dari kesaksian para saksi dan pelaku yang sudah kami amankan, pemicu terjadinya peristiwa pengeroyokan itu karena, salah satu teman korban melewati sekolompok pemuda yang lagi nongkrong di pinggir jalan desa Tengguli, karena salah satu motor temen korban diblayer-blayer.

Sehingga pemuda yang nongkrong tersebut gak terima merasa harga dirinya dilecehkan, akhirnya mereka mengroyok rombongan tadi dengan membawa batang kayu sengon yang didapat di lokasi tersebut, “ucap penyidik Kasat Reskrim kepada tim jateng7.co. Selasa (03/8/2021).

Lanjutnya, awalnya pihak korban tidak melaporkan peristiwa tersebut karena ngakunya sama keluarganya jatuh dari sepeda motor.  Setelah berjalan 5 hari korban Subroto  meninggal dunia, dan pihak keluarga baru melaporkan peristiwa tersebut kepada Polisi.

Akhirnya kami dari Polres Jepara bersama Polda Jateng melakukan pencarian terhadap pelaku, sementara saat ini yang sudah kami amankan ada tiga orang ditangkap di Pati Jawa Tengah. Dan tujuh pelaku lainnya masih kami kejar, sekalian menunggu hasil forensik yang diperkirakan keluar dua hari lagi. Untuk lebih mengetahui apakah pemukulan hanya pakai kayu batangan atau pakai senjata lainnya,”ungkapnya.

Dan untuk pelaku pengeroyokan dikenakan pasal 170 ayat 3 dengan pidana maksimal dua belas tahun penjara. pungkasnya  (Jateng 7.com/Tim Jepara).

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments