Pemandu Wisata Glagah Wangi Blebak Jepara Kurang Beretika, Berujung Ajak Bentrok Dengan Pengunjung - Jateng7

Thursday, June 3, 2021

Pemandu Wisata Glagah Wangi Blebak Jepara Kurang Beretika, Berujung Ajak Bentrok Dengan Pengunjung

 

Tampak emosi:  Yeni pemandu wisata Glagah Wangi sedang memarahi dan mengusir pengunjung tim sepeda tanpa alasan yang jelas. Minggu (29/5).

JATENG7.JEPARA - Belum genap sebulan ada salah satu pemandu wisata di Glagah Wangi Blebak Jepara yang kurang beretika, para pengunjung Tim sepeda dikejutkan oleh seorang pemandu wisata yang arogan bahkan mengajak bentrok dengan pengunjung tim sepeda, Minggu 29/05/2021.

Diujung pantai Blebak Jepara ada destinasi Wisata baru yang diberi nama Glagah Wangi yang merupakan wisata Mangrow Indah dan menawan namanya. Namun ketika tim sepeda yang masuk ke area wisata tersebut tiba-tiba disuguhi sikap pemandu wisata yang tidak bersabat. Hal ini terjadi ketika awak media  online bersama tim sepedanya yang merupakan warga sekitar dan tidak berwisata tapi hanya bersepeda ke lokasi wisata.

Saat itu tim rombongan sepeda rutin setiap minggu berkeliling sepeda menelusuri pantai mulai dari pantai Bondo Empu Rancak Pailus dan pantai Blebak yang melakukan olahraga juga untuk hiburan serta ngopi bersama di area pantai.

Seperti biasanya setiap minggu tim sepeda masuk ke area wisata tersebut secara tertib dan disiplin untuk bayar karcis senilai 15 ribu perorang. Dan saat tim sepeda masuk ke area wisata sebelum jam 8 pagi, pintu sudah terbuka dan tim sepeda masuk bersama tanpa ada halangan dan tidak ada penjaga tiket di pintu masuk wisata.

Namun setelah di dalam area wisata tiba-tiba dihadang oleh satu orang pemandu wisata dengan wajah yang tidak bersahabat.

Diketahui seorang pemandu wisata yang bernama Yeni asal kota Kudus itu langsung mengusir tim bersepeda hingga terjadi ketegangan dan tanpa alasan yang jelas. “Pokoknya semua harus keluar dan keluar !!”, ucap kasar Yeni kepada tim pesepda.

Dengan rasa kecewa dan tanpa alasan yang jelas akhirnya sangat terpaksa dan salah satu anggota tim sepeda menunjukan kartu idcard wartawan Jepara dengan maksud agar menghargai pengunjung dari warga sekitar yang tidak berwisata tapi bersepeda.

Namun dengan emosinya Yeni mengatakan dengan lantang dan gagah berani, “Saya tidak butuh itu wartawan, Bupati, maupun Presiden saya tidak butuh..!!”, Ucap Yeni si pemandu Wisata tersebut.

Kemudian salah seorang anggota tim sepeda yang bernama Meiyono mantan Sekdes kelurahan Jambu Barat yang pernah ikut mengelola wisata tersebut pun ikut diusir, “Wah wah benar-benar keterlaluan itu si pemandu wisata yang bernama Yeni, kita sudah terbiasa naik sepeda rutin dan jika ditarik tiket ya kita bayar dan kalo tidak ditarik tiket ya kita masuk aja karena gak ada yang jaga di pintu masuk, kalo perkara tiket kan bisa ngomong baik baik, kita warga sini punya hati dan perasaan dan tidak begitu caranya yang asal marah-marah”, tutur Meiyno dengan nada kesal.

foto tim sepeda yang merupakan pengunjung rutin ke wisata Glagah Wangi Blebak Jepara

Tak hanya itu, seperti bukti foto Yeni yang menerangkan bahwa, "Wajah Yeni dengan ekspresi mata melotot dan otot leher keluar yang artinya terlihat berekspresi marah besar dan suara lantang, silahkan nilai sendiri", tutur netizen yang komentar dari foto Yeni.

Selanjutnya, Meiyono menegaskan dan memberitahukan kepada para pengunjung, “mohon untuk hati-hati saat berkunjung masuk ke area wisata tersebut. Dan saya menghimbau kepada pengelola wisata itu agar menasehati dan memperingatkan ke pemandu wisata yang bernama Yeni agar tidak arogan dan semena-mena pada pengunjung apalagi kita warga sini”, tegasnya. (Jateng7.co / PWO Jepara).

 

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments