Gebyar Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia di Kabupaten Grobogan - Jateng7

Sunday, May 30, 2021

Gebyar Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia di Kabupaten Grobogan

 


JATENG7.GROBOGAN - Gebyar Vaksinasi  dalam rangka Hari Lanjut Usia Nasional Tahun 2021 Kabupaten Grobogan tempat di RSUD dr R Soedjati Purwodadi Grobogan. Hadir dalam acara gebyar vaksinasi covid-19 bagi Lanjut Usia tersebut adalah,  Kadinkesprov Jateng, dr.Yulianto Prabowo, M.Kes mendampingi sekjen Kemenkes RI,drg Oscar Primadi, M.PH. Selasa (25/5/2021).

Hadir pula Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang memberikan sambutan secara daring.  Ganjar menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Kemenkes RI atas terpilihnya Kabupaten Grobogan dalam peningkatan capaian vaksinasi bagi lansia. Harapannya agar dalam waktu Seminggu ini sudah mencapai 100% vaksinasi lansia di Kabupaten Grobogan.

Selain itu, bupati Grobogan Sri Sumarni juga menyampaikan bahwa sampai dengan hari kemarin, cakupan vaksinasi lansia sebesar 23,67%. Beberapa permasalahan dalam vaksinasi lansia adalah : Kurangnya jumlah vaksin covid yang dialokasikan, Keterbatasan SDM yang melayani vaksinansi (tracing, testing, dan treatment & yang juga melayani program yang sudah rutin), Ketakutan terhadap keamanan vaksin, Komorbid lansia.

Sedangkan upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut antara lain : Edukasi, Mendekatkan akses layanan vaksin sampai ke tingkat RW, Kepedulian tetangga/keluarga lansia untuk vaksinasi lansia, Kerjasama dengan lintas sektoral.

Bupati Sri Sumarni meminta agar pelaksanaan Vaksinasi di genjot lebih optimal yang didalamnya termasuk vaksinasi bagi lanjut usia atau lansia. Hal itu disampaikan oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni dalam gebyar vaksinasi covid-19 lanjut usia di RSUD dr R Soedjati Purwodadi Grobogan Selasa (25/5/2021), kepada wartawan.

Untuk distribusi vaksinasinya  kami harap ditingkatkan supaya bisa segera 100 persen. Soalnya banyak yang bertanya tentang vaksinasi ini,”kata Sri Sumarni.

Menurutnya sejauh ini capaian untuk lansia di Grobogan sendiri masih belum tinggi. Dimana angka capianya berkisar 23,23 persen atau ada diurutan ke-10 Jawa Tengah. Setelah lansia, sasaran vaksinasi beralih dan difokuskan pada tenaga pendidikan sehingga rencana pembelajaran tatap muka segera dilaksanakan,”pungkasnya.

Sementara itu, Sekjen Kemenkes RI Oscar Primadi mengatakan,”ketersediaan vaksinasi di Indonesia dinilai sangat cukup. Adanya kejadian pasca ikutan vaksinasi imunisasi pada lansia. Hal itu bukan diakibatkan  dari vaksinasi tapi lansia itu sudah memiliki penyakit penyerta. Makanya ada jenis vaksin yang kami tinjau ulang,”jelasnya.

Untuk mengatasi hal ini berupaya memberikan edukasi dan mendekatkan akses layanan vaksinasi. Dan mendorong kepedulian pihak  keluarga  atau tetangga dalam mengantar lansia ke pos layanan vaksinasi dan meningkatkan kerjasama lintas sektoral agar target bisa tercapai. (tim jateng7.co/ S.Priyadi & Moh.Zaedun).

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments