Apakah Penggunaan Dana Desa Sudah Sesuai? Mari Kita Kawal dan Awasi - Jateng7

Saturday, April 17, 2021

Apakah Penggunaan Dana Desa Sudah Sesuai? Mari Kita Kawal dan Awasi

 

JATENG7.PATI - Desa akhir akhir ini banyak menuai kontroversi dana desa (DD) yang seharusnya untuk pembangunan desa dan kemakmuran rakyat. Namun justru malah banyak di selewengkan oleh banyak oknum kepala desa beserta jajaranya. Betapa tidak, mulai dari pengerjaan proyek, beberapa oknum banyak yang menyisihkan uang jatah untuk masuk kantong pribadi dari setiap anggaran.

Bahkan BUMDES atau badan usaha lain yang berasal dari uang dana desa banyak di alihkan untuk kepentingan memperkaya diri sendiri tak khayal akhirnya bila selesai menjabat pada kebingungan untuk LPJ nya. Ada lagi banyak kita temui untuk proyek proyek yang masuk kedesa pun harus banyak upeti atau jatah, al hasil speak pekerjaanya pun berkurang .

Narasi narasi inilah yang membudaya mulai dari atas kebawah upeti upeti inilah yang dijadikan lahan bisnis untuk memperkaya diri sendiri dengan dalih rakyat.

Upaya penegakan hukum yang masih lemah membuat penyelewengan anggaran makin membludak. Karna sanksi yang lemah yang hanya mengembalikan bila terbukti menyelewengkan dana desa.

Itulah yang membuat sejumlah oknum makin kencang bermain dan berlomba untuk menduduki jabatan kursi basah tersebut. Terus kapan dan bagaimana negara ini bila semua unsur harus ada upeti untuk kepentingan golongan. Alhasil proyeknya tidak memenuhi speak asal bapak senang (ABS), Rakyat pun yang jadi tameng kerakusan semata.

Tapi ada beberapa pemerintahan desa yang memanfaatkan dana desa untuk sepenuhnya kemajuan desa itu bisa dilihat dari desa itu maju tidaknya pembangunan dan ekonomi masyarakatnya, rakyatlah yang tau akan baik tidaknya.

Maka dari itu mari kita bersama sama mengawasi jalannya penggunaan dana desa (DD) demi kemajuan desa rakyat dan negara ini. Mari awasi jika ada gejala-gejala seperti ini mulai nampak di desa kita masing-masing. (tim jateng7/Dim@n).

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments