Ditemukan Seorang Petani Meninggal Dunia di Sawah, Diduga Tersambar Petir - Jateng7

Thursday, November 5, 2020

Ditemukan Seorang Petani Meninggal Dunia di Sawah, Diduga Tersambar Petir

 

Petugas kesehatan Puskesmas Kayen  melakukan pemeriksaan terhadap korban

JATENG7.PATI - Telah dilaporkan kejadian orang meninggal dunia yang di duga tersambar petir di area Persawahan masuk Dukuh Krukuk, Desa Brati RT.07 RW.02 Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati. Kamis,(05 /11/2020) pukul 13.30 WIB.

Di ketahui Korban bernama Karneni (52) bin Saniman seorang petani warga  alamat Dukuh Krukuk, Desa Brati RT. 07/RW. 02 Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati.

Menurut saksi dari warga setempat, korban pertama kali di ketemukan oleh  Suwadi  (48)   saat perjalanan menuju ke sawah untuk membuat pematang (galengan).   Korban di temukan sekitar Jam 13.00 WIB dengan posisi tengkurap di pinggir jalan dalam kondisi kaku dan sudah  meninggal dunia. Saat ditemukan korban memakai kaos panjang warna coklat muda, celana pendek warna biru.

Lalu Suwadi memberitahukan kepada  Samidi (60) seorang petani yang kebetulan melintas  di sawah  untuk diberitahukan kepada  saudara ataupun tetangga  terkait meninggalnya Karneni yang berada di jalan persawahan.  Kemudian adik sepupu korban memastikan ke lokasi kejadian dan mengambil KBM untuk dibawa ke rumah korban tersebut.

Selanjutnya Suwadi yang juga menjabat sebagai perangkat desa setempat melaporkan Via telfon ke Polsek Kayen, dan selanjutnya  Ka.SPKT I bersama dengan Kanit Reskrim, Bhabinkamtibmas Polsek Kayen menghubungi dokter dari Puskesmas Kayen untuk mendatangi TKP turut Dukuh Krukuk, Desa Brati.

 Ka.SPKT I bersama dengan Kanit Reskrim, Bhabinkamtibmas Polsek Kayen sedang olah TKP di area persawahan turut dukuh  krukuk desa Brati 

Hasil pemeriksaan dari Dr. Lita Ariyani Puskesmas Kayen menerangkan, tidak ada tanda-tanda penganiayaan benda tajam dan tumpul. Namun kondisi korban ditemukan lebam luka bakar di sekitar  dada dan leher Lichenberg figure ( di temukan gambar seperti akar). Dipastikan korban meninggal dunia diduga disebabkan karena tersambar petir .

Saat di lakukan pengecekan terhadap  korban aktifitas keseharianya sebagai petani dan mempersiapkan lahan untuk di tanamai saat musim hujan.  Atas kejadian tersebut pihak keluarga korban menerimakan dan membuat surat pernyataan dan segera di laksanakan Prosesi Pemakaman.(tim jateng7/Dim@n).

 


Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments