Perencanaan Amburadul di Keluhkan Rekanan Anggota Gapensi Jepara - Jateng7

Monday, October 12, 2020

Perencanaan Amburadul di Keluhkan Rekanan Anggota Gapensi Jepara

 

JATENG7.JEPARA - Akibat perencanaan yang amburadul banyak rekanan yang di rugikan bahkan mengalami keterlambatan waktu. Kalau tidak ada jalan keluarnya menjadi preseden buruk bagi rekanan di Jepara.

Menurut  Mudiyono ST, selaku ketua Gapensi Jepara yang juga di percaya sebagai dewan penasehat organesasi Perkumpukan Wartawan  Online (PWO) Kabuapten Jepara, saat di temui awak media di sela-sela istirahat di kantornya gapensi, Senin (12/10/2020).

Dia mengatakan, banyak konsultan perencana saat perencanaan jarang yang terjun ke lapangan, bahkan kadang  sering di jumpai di kerjakan anak-anak yang masih sekolah. Akibatnya mutu perencananya amburadul. Kalau di tanya hanya jawab gampang nanti bisa di cco itu jawaban yang sering terlontar,”kata Mudiyono.

Dengan perencanaan yang tidak matang tadi, akibatnya rekanan mengalami kerugian waktu dan pekerjaan jadi terlambat. Dan yang perlu di tinjau ulang juga terkait harga satuan galian, ini sudah berpuluh tahun rekanan selalu mengalami kerugian. Kenapa dinas PU terkait tidak melakukan survai ulang di lapangan sehingga di ketahui letak kesalahanya,”ungkapnya.

Sementara rekanan yang duduk di sebelah Mudiyono berinisial AP mengatakan,” harga satuan upah tenaga saat ini sudah tidak relefan dengan situasi di lapangan. Harga upah tenaga sudah 100 ribu dan upah tukang 120 ribu.

Tapi di rab upah tenaga 80 ribu dan tukang 100 ribu ini bagaimana rekanan bisa untung. Padahal rekanan masih menanggung hal-hal yang terkait faktor ex yang di luar dugaan. Belum lagi tahun ini harga udit turun drastis tidak seperti tahun lalu. Bahkan  ada pejabat yang mengatakan, karena tahun lalu harga udit terlalu tinggi hingga tidak rela kalau rekanan untung,”ungkapnya.

Hal yang sama juga pernah di alami rekanan berinisial A pernah di kerjai pegawai dinas PU saat pekerjaan bendung. Setelah pekerjaan galian selesai dan di dalam galian isinya batu semua,”pungkasnya. (Jateng7/tim Jepara).


Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments