Thursday, May 21, 2020

Nyaris Makan Bahu Jalan, Pasar Tumpah di Grobogan Abaikan Protokol Kesehatan



foto/JT7. Pasar tumpah Gembel di Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan, kamis 21/5

JATENG7.GROBOGAN - Pasar tumpah Gempel di jalur utama Grobogan-Blora, Jawa Tengah menuju Jawa Timur semakin ramai jelang Lebaran. Arus lalu lintas yang semakin padat membahayakan pedagang dan pembeli yang tengah bertransaksi, Kamis 21/5/2020/sore.

Dari pantauan tim jateng7.com, kondisi pasar tumpah Gembel di Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan dipadati warga untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Bahayanya, tidak ada batas antara lapak pedagang yang berada di bahu jalan raya.

Padahal, volume kendaraan besar dari arah Jawa Timur maupun Semarang, juga terlihat ramai melintas. Para pedagang mengaku ada rasa takut jika ada kendaraan yang melaju kencang dan melintas di samping. Namun, dia tetap membuka dagangan di pinggir jalan ini karena terdesak kebutuhan ekonomi.

Pedagang tempe Khomsatun dan Sulasih mengaku kepada tim jateng7.com saat menyambangi di tempat lapak yang di gelar sudah terbiasa meski selalu waswas jika ada kendaraan melaju kencang. Dia sudah berdagang di pasar tumpah ini kurang lebih 20 tahun, sehingga menjadi terbiasa,ujarnya.

Jelang H-3 Lebaran, belum ada petugas yang memasang rambu-rambu pengaman untuk mengantisipasi bahaya kecelakaan di sekitaran pasar tumpah. Selain bahaya kecelakaan, sejumlah pedagang dan pembeli juga tidak menerapkan protokol kesehatan. Hampir seluruh pembeli terlihat saling senggol dan bersentuhan satu dengan lainnya. (tim jateng7/S.Priy@di).


Comments


EmoticonEmoticon

Related Post