Sunday, May 17, 2020

Hujan Lebat, Tanah dan Warung Mie Ayam Longsor, Seorang Remaja Meninggal

foto JT7. Tanah longsor berikut warung penjual mie ayam hanyut di dasar sungai desa Sukolilo minggu 17/5 sore

JATENG7.SUKOLILO - Di picu hujan lebat yang mengguyur wilayah Pati selatan saat menjelang magrib hingga malam hari,  Minggu   (17/5/2020), membawa dampak  bencana tanah longsor di Desa Sukolilo Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati.

Hujan deras yang terjadi hampir dua jam lebih, membuat arus sungai meningkat dan  menggerus dasar sungai dengan membawa material batu sehingga menyebabkan tanah longsor.

Akibat bencana alam ini warung milik Selamet (50) yang menjual mie ayam warga Dukuh Lebak Wetan RT 05 RW 06 Desa Sukolilo roboh dan hanyut di dasar sungai. Selain itu, bencana ini juga menimpa pada tiga orang diantaranya seorang balita.

 Dengan musibah ini  satu dari  tiga orang yang menjadi korban atas musibah tersebut   meninggal dunia.

Saat tim jateng7.com, berkunjung di lokasi kejadian, warung yang menjual mie ayam tersebut terlihat berjajar rapi dengan warung lainya  yang terletak dipinggir Jalan Raya Pati - Purwodadi tepat di depan Masjid Besar Baitul Yaqin turut RT.01 RW.06 Desa Sukolilo. Karena  lokasi yang di tempati berada tepat dialiran sungai sehingga dengan mudah  warung milik Selamet  terseret longsoran tanah habis tanpa sisa.

Menurut keterangan yang di himpun dari warga setempat mengatakan,“peristiwa naas tersebut terjadi saat hujan lebat yang hampir dua jam lebih  membuat aliran sungai meningkat tajam pada pukul 21.45 wib. Faktor longsornya tanah tersebut  dimungkinkan karena gerusan aliran sungai yang deras dengan membawa material batu penyebab longsornya tanah.

Dalam pantauan tim jateng7.com di lokasi kejadian  pukul 22.00 WIB, mendapati sebuah warung hanyut, seorang ibu dan anak balitanya ikut menjadi korban tanah longsor. Tragisnya seorang remaja juga menjadi korban dalam musibah dan meninggal dunia saat di rawat dirumah sakit. Dia adalah seorang  remaja  bernama  Muh fadhilan Mauludin (20)  putra Selamet pemilik warung  penjual mie ayam tersebut. 

Semula korban Muh.Fadhilan di bawa ke Puskesmas Sukolilo lalu di rujuk  ke RSUD Kayen. Karena korban mengalami  luka cukup serius  di wajah dan kaki kanan, korban selanjutnya dirujuk ke UGD RSUD Suwondo Pati untuk mendapat penanganan secara serius.

Sempat mendapat perawatan di RSUD Suwondo Pati, namun beberapa jam kemudian nyawa korban  tidak bisa diselamatkan.  Tuhan berkehendak lain, pada hari  Senin (18/5/ 2020) dinihari Muh fadhilan  M.  menghembuskan nafas terakhir   di rumah sakit Suwondo Pati.

Korban lainya adalah seorang ibu muda bernama Fatimatul Zaroh(24) dengan anaknya yang masih balita bernama Muh.Davin F (3,5) warga Dukuh Mbowong Desa Sukolilo saat sedang antri menunggu dibuatkan mie ayam  mengalami luka memar ringan di bawa ke Puskesmas Sukolilo I untuk penanganan awal, selanjutnya di rujuk ke RS KSH Pati.
foto/JT7. Penangnan awal Fatimaul Zahro (24) saat di rawat di Puskesmas Sukolilo 
Dari kejadian tersebut, Polsek Sukolilo mendatangi di TKP  dan meminta keterangan di Puskesmas Sukolilo l sekitar pukul 22.15 WIB untuk melakukan pendataan dan laporan lebih lanjut mengenai peristiwa tersebut. Belum diketahui kerugiannya dalam musibah itu. Hingga saat ini masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian Sukolilo.

Dalam musibah tersebut di harapkan ada tindak lanjut dari pihak terkait tentang letak dan keamanan pada warung yang terkena longsor yang menyebabkan korban luka dan meninggal dunia .   Sehingga ada penanganan serius dari pemerintah desa Sukolilo dan pihak terkait.(tim jateng7/$.dim@n)



Comments


EmoticonEmoticon

Related Post