Friday, May 1, 2020

Diduga Stres Berat, Warga Sukolilo Ditemukan Mengambang di Obyek Wisata Tadah Hujan

foto/JT7. Polisi dibantu dengan warga mengevakuasi korban dari sumber obyek wisata tadah udan Sukolilo Kamis, 30/4 sore
JATENG7.SUKOLILO - Sempat membuat geger, di tengah merebaknya Covid-19 di bulan ramadhan, kini di kejutkan dengan di temukan mayat mengambang di lokasi wisata Tadah Hujan (TU) Dukuh Lebaketan Desa Sukolilo Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati, Kamis (30/4/2020)  pukul 13.00 Wib.  

Di ketahui korban bernama Suwandi (38) bin Patemin,  warga Dk. Ledok 02 Rw. 04 Ds. Sukolilo Kec. Sukolilo Kab. Pati. Tidak di ketahui motifnya, namun diduga korban depresi berat tidak kuat menanggung aib keluarga sehingga  nekat mengakhiri hidupnya.

Setelah mendapat   Laporan Informasi dari masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Sukolilo Kec. Sukolilo Kab.Pati, Bripka Sutrisno mendatangai tempat kejadian dan melakukan evaluasi korban orang meninggal dunia di tempat wisata Tadah Hujan turut Dk. Lebak Etan Ds. Sukolilo Kec. Sukolilo Kab. Pati. Turut mendatangi di TKP adalah, Piket Bawas, Kspk beserta anggota, Babinkamtibmas, Kanit Reskrim dan anggota, Kanit Intel dan anggota.

Menurut keterangan saksi yang di himpun, Jatmiko (17)seorang pelajar warga Dk. Ledok 02 Rw. 04 Ds. Sukolilo Kec. Sukolilo Kab. Pati. pertama kali mengetahui mayat tengah mengambang di sumber mata air lokasi wisata Tadah Hujan pertama kali. Yang saat itu hendak mandi, tiba-tiba di kejutkan   ada mayat telanjang   dengan posisi tengkurap.

Tak lama kemudian datang warga lainya ke lokasi kejadian Supat (60) warga Ds. Kedumulyo Rt.05 Rw.03 Kec. Sukolilo Kab. Pati. Dia mengaku mengetahui ada seorang mayat mengambang di sumber tersebut dan langsung minta pertolongan kepada warga lainya.

Menurut keterangan dari Polsek Sukolilo menjelaskan,  kronologinya pada hari Kamis   (30 /4/ 2020) sekitar pukul 13.00 Wib mendapatkan informasi dari  masyarakat di Tempat Wisata Tadah
Hujan ditemukan mayat yang mengapung. Selanjutnya dari informasi tersebut petugas Polsek Sukolilo bersama dengan team medis Puskesmas Sukolilo 1 mendatangi TKP, selanjutnya menghubungi keluarganya.

Sementara hasil pemeriksaan   dari dr. Ikha Septiana Wulansari menjelaskan , kondisi Kepala korban mengalami luka sobek dibagian atas dengan panjang sekitar 6 cm, kedalaman 2 cm, nampak tulang tengkorank tetapi tidak retak. Kulit mengelupas di perut sebelah kiri, pergelangan tangan kiri, lutut kanan dan ibu jari kaki kanan, alat vital membengkak. Secara umum terjadi pembusukan di permukaan tubuh bagian depan dikarenakan mayat telungkup.

Dari pihak keluarga korban telah menerimakan kejadian tersebut dikarenakan korban meninggalkan rumah sekitar 7 hari dan  korban pernah mempunyai riwayat gangguan jiwa. Ternyata korban suwandi telah depresi sudah lama.

Saudara suwandi pergi dari rumah pada hari Kamis (23-04-2020). Dan di temukan tewas hari Kamis 30-04/2020. Di jurug tadah udan masuk dukuh lebaketan  desa sukolilo. Selama kegiatan berlangsung situasi aman dan kondusif. (tim jateng7/Koce/Hadi).


.


Comments


EmoticonEmoticon

Related Post