Sunday, April 12, 2020

Gegara Tak Pakai Masker, Puluhan Pengendara Motor di Kudus di-Stop Polisi

foto/JT7. Dalam giat Polres Kudus , tim Satlantas tidak menghadiahi pengendara dengan surat tilang. Justru mereka diberikan masker secara gratis, Minggu 12/04 siang.
JATENG7. KUDUS - Puluhan pengendara yang melintas di kawasan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus di-stop anggota Satlantas Polres Kudus. Mereka diberhentikan bukan untuk diperiksa terkait kelengkapan surat kendaraan. Melainkan karena para pengendara ini, masih bandel tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

Dalam giat yang dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Kudus AKP Galuh Pandu Pandega ini, tim Satlantas tidak menghadiahi pengendara dengan surat tilang. Justru mereka diberikan masker secara gratis, Minggu 12/04 siang.

Saat di sambangi tim jateng7.com, Kasat Lantas Polres Kudus AKP Galuh Pandu Pandega mengatakan, “kegiatan pembagian masker ini bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran virus korona yang kian mewabah. Selain itu, pihaknya juga menempel stiker terkait operasi keselamatan yang sesuai dengan tujuan operasi. Yakni mencegah penyebaran virus Covid-19 dengan mengedepankan langkah preventif,”ujarnya.

”Giat pagi ini, dilakukan dalam rangka operasi keselamatan. Tahun ini operasi keselamatan berbeda dengan sebelumnya, karena dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19. Pada situasi seperti ini yang paling penting adalah menggunakan makser ketika berkendaraan atau beraktivitas di luar rumah,” kata Pandu.

Diketahui, Operasi Keselamatan tahun ini digelar selama 14 hari, pada 6-19 April. Dalam upaya menangkal persebaran pandemi Covid-19, Satlantas Polres Kudus juga melakukan imbauan kepada para pengendara. Imbauan dilakukan dengan papan imbauan yang bertuliskan agar mencuci tangan dengan sabun, hindari kerumunan, gunakan masker hingga social distancing.

”Sesuai anjuran pemerintah, semua harus membiasakan diri mencuci tangan dengan menggunakan sabun, gunakan masker, sosial distancing, dan mengurangi aktivitas di luar rumah,” ujarnya.

Di temui salah satu pengendara Muhtar (33), mengaku sempat merasa panik saat dihentikan tim Satlantas Polres Kudus. Sebab, dirinya merasa sudah tertib aturan berlalu lintas. ”Saya pikir tidak ada pelanggaran, ternyata saya dihentikan karena tidak pakai masker,” katanya kepada tim jateng7.com

Dia mengakui jika saat berkendara maupun beraktivitas memang tidak pernah menggunakan masker. Dia baru memahami pentingnya memakai masker setelah dijelaskan tim Satlantas. ”Ternyata semua sudah dianjurkan memakai masker. Terima kasih bantuan maskernya. Ini akan saya gunakan sesuai anjuran pemerintah,” tutupnya. (tim jateng7/Koestajad).
Comments


EmoticonEmoticon

Related Post