Sunday, February 23, 2020

Tanggul Sungai Piji Jebol, Ganjar dan HM Hartopo Sambangi Warga Desa Kesambi Kudus di Pengungsian

Foto/JT7.Ganjar dan Hartopo melakukan kunjungan ke Balai Desa Kesambi untuk bertemu dengan warga desa yang mengungsi, Jumat (21/2/2020) siang.
 JATENG7.KUDUS – Diguyur hujan  selama sehari semalam, mengakibatkan tanggul sungai Piji Desa Kesambi Kecamatan Dawe Kudus jebol. Sehingga air sungai menerjang rumah penduduk setempat, sebagian warga mengungsi di balai desa Kesambi,Kamis (20/2/2020).

Jebolnya tanggul disinyalir akibat derasnya arus air sungai Piji.  Selain usia bangunan tanggul tergolong cukup tua sehingga tak kuat menahan arus air sungai.  Mengetahui hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didampingi Plt.Bupati Kudus HM Hartopo, melakukan kunjungan ke Balai Desa Kesambi untuk bertemu dengan warga desa yang mengungsi, Jumat (21/2) siang.  

Usai bersua masyarakat, Ganjar Pranowo dan  Hartopo bersama-sama   menuju lokasi tanggul yang jebol. Ganjar mengapresiasi tim BPBD Provinsi maupun BPBD Kabupaten Kudus yang sigap menanggulangi tanggul yang jebol tersebut.

Menurut Ganjar, hal yang meyakini sebagai faktor utama penyebab terjadinya tanggul jebol adalah akibat dari sampah yang menumpuk. Maka, pihaknya meminta masyarakat luas untuk selalu peduli dengan lingkungan utamanya tidak membuang sampah sembarangan.

Dalam sambutanya Gubernur Jateng menyampaikan,"terima kasih kawan-kawan BPBD baik dari Kudus maupun Provinsi. Kita punya tugas besar sekarang, yakni mengingatkan masyarakat untuk tidak buang sampah sembarangan. Sampah 'nyumpel' juga bisa mengakibatkan tanggul jebol karena dia menahan beban yang cukup besar," terangnya.

Sementara itu, Plt. Bupati Kudus Hartopo mengaku telah mengecek dan mendapatkan informasi tentang kondisi tanggul sungai Piji. Menurutnya, tanggul sungai Piji memang sering mengalami kebocoran, terkadang  sampai menggenangi jalan desa.
  Hartopo melakukan kunjungan ke Balai Desa Kesambi untuk bertemu dengan warga desa yang mengungsi, Jumat (21/02)  
Tak hanya itu, Hartopo juga menyapa sekaligus menghibur warga masyarakat Kesambi yang mengungsi di Balai Desa Kesambi sejak Kamis (20/2). Total sebanyak 100 warga mengungsi. Kehadiran Hartopo membuat warga pengungsi gembira. Mereka diajak bersendau gurau dan diberikan bantuan. Selain itu, mereka juga diajak makan siang bersama.

Hartopo meminta Dinas PUPR Kudus untuk segera melakukan normalisasi sungai serta merenovasi bangunan tanggul. Pihaknya ingin seluruh tanggul di kawasan sungai Piji dapat direnovasi. Bahkan, jika ada kendala perijinan, Hartopo siap pasang badan dan siap melapor Gubernur Jawa Tengah agar persoalan normalisasi dapat dilakukan segera mungkin.  (tim jateng7/koest)
  


Comments


EmoticonEmoticon

Related Post