Sunday, February 23, 2020

Diguyur Hujan Sehari Semalam, Sejumlah Titik Jalur Lalulintas di Pati Terendam Banjir



foto JT7. Kondisi banjir paling parah setinggi lutut orang dewasa terjadi di Kecamatan Kota Pati kamis 20/2.
JATENG7.PATI -  Hujan lebat yang melanda wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah mulai semalam hingga pagi ini, menyebabkan banjir di beberapa lokasi. Sejumlah titik di jalur lalulintas di pantura, maupun jalur penghubung antar kecamatan maupun antar kabupaten di Pati terendam banjir. Kamis (20/2/2020). 

Terendamnya sejumlah titik jalur lalulintas itu, setelah hujan dengan intensitas tinggi turun merata di wilayah Kabupaten Pati selama sehari semalam. banjir paling parah terjadi di Kecamatan Kota Pati.

Beberapa ruas jalur lalulintas yang terendam diantaranya jalan nasional jalur utama pantura Pati Juwana sepanjang tiga ratus meter dengan kedalaman air hingga 30 cm. Sementara di jalan Provinsi Pati -Tayu terdapat di pertigaan Bapoh Desa Bumiayu Kecamatan Wedarijaksa, serta di Bongsri Desa Mulyoharjo dan di Desa Kuthoharjo Kecamatan Pati dengan ketinggian air hingga selutut orang dewasa.

Berdasarkan pantauan jateng7.com,  air  mulai naik sekitar pukul 06.30 diduga karena banjir kiriman yang berasal dari kawasan lereng gunung muria akibat hujan yang turun terus menerus sehari semalam. Sedang kondisi Sungai Simo tak mampu menampung volume air kiriman hingga akhirnya meluap ke badan jalan raya Pati – Juwana.

“Banjir  yang terjadi setiap musim penghujan ini memang tidak membahayakan hanya limpasan air ke jalan raya saja.  Lain halnya dengan anak-anak sekolah, pegawai negeri maupun pegawai swasta serta masyarakat yang menggunakan jalur Pati – Tayu.
 Tampak  kendaraan roda dua memaksa melintas di tiga titik berbeda di jalan raya yang tergenang banjir di depan Alugoro Pati  mencapai 50 sentimeter
Hampir semua jenis kendaraan roda dua tidak bisa melintas di tiga titik berbeda di jalan raya yang tergenang banjir. Ketinggian air yang hingga selutut orang dewasa memaksa pengendara   nekad menerobos genangan banjir. Pengendara  terpaksa menutup knalpot kendaraan dan menuntun kendaraannya untuk bisa menyeberang.

Banjir juga menggenangi sejumlah perkampungan dan permukiman penduduk di wilayah perkotaan di Jl Supriyadi, sebagian Kelurahan Ngarus, Kampung Getaan, Kelurahan Pati Wetan, Kelurahan Kalidoro, Desa Dengkek, dan sebagian di Desa Sarirejo.  Terlebih di sebelah timur Desa Sinoman tanggul sepanjang  10 meter jebol dan kedalamannya sekitar empat meter. Lalu banjir   meluap di perkampungan Desa Widorokandang.

Juga di jalan Supriyadi dan sebelah utara jalan raya Pati-Tayu mulai Desa Mulyoharjo, depan Rumah Sakit Fastabiq, sampai Asrama Alugoro Pati juga kebanjiran yang menyebabkan arus lalu lintas macet total. Ketinggian mencapai 50 sentimeter.

Selain Kecamatan Pati, banjir juga menggenangi   Kecamatan Kayen dan Jalan Raya Pati-Tlogowungu di Desa Tamansari. Banjir di daerah itu diduga akibat penyumbatan gorong-gorong dan debit air tinggi. Akibatnya, genangan di lokasi tersebut tingginya mencapai 60 sentimeter.

Namun, pantauan pada sekitar pukul 09.30 WIB, arus lalu lintas di Tlogowungu berangsur lancar. Alat berat tampak diturunkan untuk menangani penyumbatan tersebut. (tim jateng7/S.Dim).




Comments


EmoticonEmoticon

Related Post