Sunday, February 23, 2020

50 Kepala Sekolah Dasar di Wilayah Kabupaten Pati Dikukuhkan

foto/JT7. Bupati Pati   kukuhkan 50 kepala sekolah jenjang sekolah dasar di wilayah Kabupaten Pati di Ruang Pragolo Setda Pati  Jum’at, (14/02

JATENG7.PATI - Bupati Pati Haryanto mengukuhkan 50 kepala sekolah jenjang sekolah dasar di wilayah Kabupaten Pati. Dari 50 kepala sekolah yang dikukuhkan tersebut, 4 diantaranya merupakan promosi dan yang lainnya ialah kepala sekolah yang dimutasi. Dalam pengukuhan tersebut   dihadiri Sekretaris Daerah,  Kepala Disdikbud serta Sekretaris BKPP di Ruang Pragolo Setda Jum’at, (14/02/2020).

Dalam sambutanya, Bupati menyebut bahwa dilaksanakannya pengukuhan ataupun pelantikan ini memang suatu kebutuhan yang harus dikerjakan. Menurut Haryanto, pengukuhan para kepala sekolah ini, sudah melalui berbagai pertimbangan yang ada.

Bupati menambahkan, bahwa pemindahan kepala sekolah itu ada mekanismenya, tidak boleh kurang dari dua tahun. Harus dua tahun dulu. Dengan perpindahan tersebut, kepala sekolah sudah semestinya menunjukkan bahwa mampu,” jelas Bupati.

Bupati menyebut bahwa ada kewajiban yang harus dilaksanakan dalam pemindahan kepala sekolah, yaitu yang sudah aktif selama 8 tahun. Perpindahan kepala sekolah, lanjut Bupati merupakan hasil usulan dari Kepala Disdikbud Kabupaten Pati dari 2019.

Ia menjelaskan baru terlaksana sekarang karena melalui tahapan verifikasi terlebih dahulu. “Kerja itu harus dinikmati dan juga harus mampu menunjukkan prestasi. Jadi mutasi kepala sekolah ini memang melalui pertimbangan,” ujar Bupati.

Bupati juga mengungkapkan, kendati perpindahan kepala sekolah di lingkup SD ini umumnya tidak lazim lantaran menjabatnya rata - rata lama. Namun ia menekankan bahwa mutasi, rotasi maupun promosi itu hal yang biasa.

Bupati mengingatkan, usai dilakukan mutasi maupun rotasi ini, hal penting yang perlu dilakukan ialah kenali dulu lingkungan. Sebab lingkungan yang lama dan yang baru jelas ada perbedaan. Khususnya karakter siswanya, gurunya, orang tua murid dan seterusnya harus dipelajari. “Harus selalu belajar agar di tempat yang baru dapat diterima oleh semua pihak,” pungkasnya. (tim jateng7/Koest).



Comments


EmoticonEmoticon

Related Post