Thursday, January 9, 2020

Intensitas Hujan Tinggi, Tiga Lokasi Tanggul Jebol Ratusan Rumah di Kudus Diterjang Banjir

Foto/JT7. Tampak salah satu dari tiga lokasi tanggul sungai yang jebol setelah curah hujan yang tinggi di daerah setempat, Senin 6/1/2020.
JATENG7.KUDUS - Curah hujan ekstrim dicampur dengan angin kencang membuat ratusan rumah di lima desa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tergenang banjir. Hal itu berdampak pada    tiga lokasi tanggul sungai   jebol setelah curah hujan yang tinggi di daerah setempat, Senin 6/1/2020.

Menurut Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Bergas Catursasi Penanggungan di Kudus, rumah warga yang tergenang banjir tersebar di Desa Hadiwarno, Pladen, dan Sadang, Kecamatan Mejobo, Desa Gamong, Kecamatan Kaliwungu, serta Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae Kudus.

Penyebab tergenangnya ratusan rumah warga di empat desa tersebut,   ada yang disebabkan karena tanggul sungai yang jebol serta genangan karena air sungai yang meluap. Untuk lokasi tanggul jebol, yakni tanggul Sungai Piji di Desa Hadiwarno sepanjang 10 meter, kemudian di Desa Pladen sepanjang 20 meter, serta jebolnya pintu air di Desa Sadang,”ujarnya.

Sementara lokasi lain yang dilanda banjir akibat air sungai yang melimpas, terjadi di Desa Gamong karena melimpasnya Sungai Wulan Drain (EWD) 1 dan Ngembalrejo karena melimpasnya Sungai Dawe. Warga yang mengungsi, baru dari Desa Hadiwarno yang mengungsi di Puskesmas Mejobo. "Kami juga hendak melakukan evakuasi warga terkena dampak banjir di Desa Gamong," kata Kepala BPBD Kudus kepada Media.

Untuk desa lain,   informasinya sudah mulai mengungsi, namun ke tetangga terdekat atau ke rumah sanak keluarganya. Ada pula warga yang belum berkeinginan untuk mengungsi, meskipun rumahnya tergenang banjir,”imbuhnya.

Ia mengungkapkan, ketinggian genangan di sejumlah lokasi banjir bervariasi, antara 30 sentimeter hingga 75 cm. Dalam rangka membantu warga yang terkena dampak banjir, BPBD Kudus juga menerjunkan ratusan personel untuk melakukan evakuasi warga, menyiapkan perahu, tali kalar, serta kebutuha logistik. (tim jateng7/Koes)
Comments


EmoticonEmoticon

Related Post