Saturday, January 11, 2020

Bangun Posko, Kodim Purwodadi Bantu Penanganan Pasca Banjir

Foto/JT7. Danrem 073/Makutarama Salatigapantau posko tanggap darurat   di Kecamatan Gubug.   Sabtu 11/1/2020.

JATENG7.GROBOGAN - Danrem 073/Makutarama Salatiga Kolonel Arm Moch Erwansyah bersama rombongan memantau posko tanggap darurat yang ada di Kecamatan Gubug. Pengecekan itu atas perintah panglima Kodam IV/Diponegoro, Sabtu 11/1/2020.

Danrem langsung mengecek aktivitas aparat teritorial yang ada di Kodim 0717/Purwodadi selama bencana banjir. Bahkan, mengecek dapur lapangan yang mereka dirikan selama membuka posko tanggap darurat.

”Kami bersama BPBD Grobogan saling melengkapi. BPBD meng-cover sembakonya, mengakomodasi semua bantuan dari masyarakat melalui posko ini. Hingga kesiapan aparat di lapangan selama di posko darurat bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.

Pihaknya juga mengecek langsung kinerja aparat yang ada di sana, apakah sudah bersinergi dengan aparat lain dan masyarakat. Bahkan, saat berkeliling di lokasi bencana, danrem melihat prajurit bersama adek-adek pramuka bersinergi membersihkan berbagai fasilitas umum.

”Tadi kami sempat berhenti sejenak di SDN 2 Ginggangtani. Karena kami melihat belasan tentara dan adek pramuka membersihkan sekolah. Mereka tak peduli pakaian mereka kotor dengan lumpur. Mereka tampak semangat membantu membersihkan bersama,” ungkapnya.

Pihaknya pun berharap, dengan kekompakan tersebut membuat fasilitas umum bisa segera kembali pulih pada Senin depan. Anak-anak bisa kembali ke sekolah, musala bisa kembali di tempati.

Tak hanya itu, selain di sekolah dasar, danrem juga berhenti di Sungai Glapan yang terlihat masih jebol belum ada penanganan. ”Intensitas hujan masih tinggi, debit air juga terlihat masih tinggi. Namun, semoga tak meluap seperti kemarin. Kami terus pantau keadaan ini,” ungkapnya.

Melalui dapur lapangan pihaknya berharap agar terus didirikan hingga sepekan depan. ”Pemkab memint hanya tiga hari, sampai besok. Namun, mengingat kondisi belum bisa diprediksi, intensitas hujan juga masih tinggi maka kami tetap mendirikan dapur lapangan. Bahkan, selama ini kami membuat 5 ribu bungkus,” katanya.

Jika masih butuh banyak, lanjut dia, pihaknya akan turunkan dapur lapangan dari Kodam IV/Diponegoro. Kebetulan kami antisipasi di Kodim 0717/Purwodadi dan Kodim 0716/Demak. (tim jateng7/Peci)

Comments


EmoticonEmoticon

Related Post