Thursday, December 19, 2019

Bea Cukai Kudus Musnahkan 11 Juta Batang Rokok Ilegal

Foto/Jateng7. Bea Cukai Kudus Musnahkan 11 juta batang rokok ilegal di halaman Kantor Bea Cukai Kudus Jumat 20/12/2019

 JATENG7.KUDUS   – Sebagai bentuk pelaksanaan fungsi pengawasan dibidang cukai, Bea Cukai Kudus telah melakukan berbagai penindakan terhadap rokok ilegal. Dengan menggunakan tagline”Gempur Rokok Ilegal” ditahun 2019 secara nasional telah dilakukan penindakan dan kampanye pemberantasan rokok ilegal, Jumat 20/12/2019.
  foto.jateng7.  prees rilis  Bea Cukai Kudus telah melakukan berbagai penindakan dan sosialisasi kampanye pemberantasan rokok ilegal di sepanjang tahun  Jumat 20/12/2019 2019
Menurut Seksi Penyuluhan dan layanan Informasi Kudus Dwi Prastyo Rini dalam press rilisnya mengatakan, “hal ini dilakukan sebagai upaya memenuhi arahan dari Menteri Keuangan untuk menekan peredaran rokok ilegal hingga 3%.

Mendukung program Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Kudus telah melakukan berbagai penindakan dan sosialisasi kampanye pemberantasan rokok ilegal di sepanjang tahun 2019. Dan sebagai tindak lanjut penindakan, terhadap barang hasil penindakan dilakukan pemusnahan.

Bea Cukai Kudus melakukan pemusnahan Barang Hasil Penindakan (BHP)  yang telah ditetapkan menjadi Barang Milik Negara (BMN). Pemusnahan dilakukan secara seremonial dengan membakar BMN  di halaman Kantor Bea Cukai Kudus dan selanjutnya seluruh barang dimusnahkan dengan ditimbun di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo, Pati.

Barang yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan periode Januari sampai dengan Agustus 2019 dengan total jumlah Surat Bukti Penindakan (SBP) sebanyak 85. Barang-barang tersebut telah menjadi BMN sesuai Keputusan Penetapan BMN dari Direktorat Jendral Kekayaan Negara (DJKN) dan telah mendapatkan persetujuan untuk di lakukan pemusnahan.

Jenis barang yang dimusnahkan antara lain alat pemanas 145 buah, Cigarette Typping Paper (CTP) 194 rol, kertas etiket 761 kg, filter rokok 157 kg, pita cukai (diduga palsu) 13.682 keping, Sigaret Kretek Mesin (SKM) 11.634.254 batang, Sigaret Kretek Tangan (SKT) 2.880 batang dan tembakau iris (TIS) 836.500 gram.

Total BMN yang dimusnahkan seberat kurang lebih 20 ton, dengan perkiraan nilai barang sejumlah Rp 8.384.252.990 dan potensi kerugian negara senilai Rp,492.545.747. Potensi kerugian negara ini dihitung berdasarkan nilai cukai, PPN Hasil Tembakau dan Pajak Rokok yang seharusnya dibayar.

Bea Cuai Kudus berharap akan terus menigkatkan pengawasan dan penindakan terhadap rokok ilegal, sehingga dapat memberikan situasi kondusif terhadap peredaran Barang Kena Cukai (BKC) legal yang telah memenuhi ketentuan dibidang cukai,”pungkasnya. (tim jateng7/Kus).

Comments


EmoticonEmoticon

Related Post