Monday, December 9, 2019

LMDH Rimba Lesatri 1 Sekuro Jepara, Adakan Sosialisasi P.83 Tentang Perhutanan Sosial

Foto jt7.Sosialisasi tentang perhutanan sosial di kantor desa Sekuro Mlonggo Jepara Jumat Nopember 2019 u

JATENG7.JEPARA
- Bertempat di Kantor Pemerintahan Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara, LMDH RIMBA LESTARI 1 Desa Sekuro mengadakan sosialisasi P.30/MENLHL/SETJEN/KUM.1/10/2016  “tentang Perhutanan Sosial. Hadir dalam kegiatan tersebut, H Ali Achwan ketua LMDH RIMBA LESTARI 1, Kepala RKPH   Sudihartono, Sekretaris Paguyupan LMDH Klumo Bangsri Susilo, Kepala desa dan masyarakat pengelola kehutanan desa setempat.

Hal yang melatar belakangi kegiatan ini adalah  munculnya P. 30 yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan, pengangguran dan ketimpangan pengelolaan pemanfaatan kawasan hutan.  Maka perlu kegiatan perhutanan sosial melalui upaya pemberian akses legal kepada masyarakat setempat berupa pengelolaan hutan desa.

H Ali Achwan selaku  ketua LMDH RIMBA LESTARI 1 berharap dengan terbitnya peraturan tersebut, kehidupan masyarakat sekitar hutan  bisa meningkat, terutama para pesanggem di sekitar hutan.  Di samping memiliki tanggung jawab untuk pelestarian hutan  dari gangguan pencurian, pengrusakan dan pembakaran hutan,”ujarnya.

“Pengurus LMDH selalu berkoordinasi dengan pihak perhutani dalam pengamanan hutan, piket bersama antara LMDH dan perhutani mulai kita laksanakan,”kata Ali saat memberikan sambutanya.
ketua LMDH  Sekuro juga menyampaikan terima kasih kepada Perhutani atas kerjasama yang terjalin dengan baik. Pihaknya akan membangun kepercayaan ini dengan mengelola lahan hutan sebaik-baiknya,”imbuh Ali.

“Kami berkomitmen untuk menjaga hutan sehingga hutan dapat lestari dan lingkungan terjaga sehingga kesejahtarean meningkat,” berharap kepada penggarap hutan untuk saling menjaga dan melestarikan hutan agar tercipta kawasan hutan yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar hutan.

“Harapan   masyarakat dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya lahan tersebut, karena setiap tahun akan dievaluasi produktifitasnya, sehingga lahan yang diberikan tersebut menjadi produktif,”pungkasnya.

“Sementara kepala RKPH Sekuro Sudihartono dalam sambutanya mengatakan,”bahwa  dalam pengelolaan hutan sosial bersama nantinya masyarakat bisa mentaati segala peraturan yang   telah di sepakati.  Karena perjajian kerjasama nanti berlaku selama 35 tahun.  Dan setiap 5 tahun di adakan evaluasi.  “Beliau berharap LMDH dan perhutani saling komunikasi, saling percaya agar progam ini berjalan sesuai harapan masarakat.

Sementara sekretaris Paguyupan LMDH Klumo Bangsri Susilo berharap,”agar program ini berjalan sesuai harapan. Jangan asal manis di depan, agar tercapai semua adalah tidak lepas keseriusan pemangku kepentingan. Untuk saling percaya terutama pihak perhutani dan LMDH.

“Perhutani bersama masyarakat harus selalu bersinergi dalam pengamanan dan pengelolaan sumber daya hutan sehingga terwujud hutan lestari dan masyarakat dapat menikmati hasilnya dan masyarakat menjadi sejahtera,”ujarnya.

Kedepannya Perhutani diharapkan dapat mengakomodir kepentingan masyarakat desa hutan untuk bisa memanfaatkan kawasan hutan dengan baik. Selain itu juga menekankan kepada masyarakat sekitar hutan agar turut berperan aktif dalam menjaga keamanan hutan demi kelestarian hutan itu sendiri, ini mengacu pada P.83/2016/KLHK Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang Perhutanan Sosial,”pungkasnya. (tim JT/S.Dim)

Comments


EmoticonEmoticon

Related Post