Thursday, December 12, 2019

Kembali, Bupati Pati Menyerahkan 1000 Sertifikat Program PTSL 2019, Kepada Warga Desa Terteg Pucakwangi



Foto JT7. Bupati Pati menyerahkan 1000 lembar sertipikat kepada warga desa Terteg Pucakwangi di halaman balai desa, Kamis 12/12/12019.
JATENG7.PATI - Penyerahan sertifikat dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari BPN ( Badan Pertanahan Nasional) dilaksanakan  di Desa Terteg Kecamatan Pucakwangi Kabupaten Pati oleh Bupati Pati H. Haryanto, SH, MM, M. Si bersama Forkopimda Kabupaten Pati. Kamis 12/12/2019.
Sebanyak 1.000 sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2019 diserahkan Bupati Pati Haryanto, kepada masyarakat Desa Terteg Kecamatan Pucakwangi disambut dengan rasa haru dan meriah,  dilaksanakan di halaman Balai Desa Terteg.  Secara simbolis  penyerahan sertifikat, dilakukan oleh Bupati Pati   Haryanto,   didampingi   Kepala BPN Kabupaten Pati Yoyok Hadimulyo Anwar, SH,  Camat Pucakwangi dan Kepala Desa setempat.  

Kepala Desa Terteg Nur Khamim dalam sambutanya mengatakan,”kami selaku pemerintah desa Terteg merasa bersyukur karena warga kami  bisa mendapat program sertifikat tanah. Ia juga mengapresiasi kinerja Badan Pertanahan Nasional (BPN). "Alhamdulillah 1.000 sertifikat telah jadi semua, 1 desa dapat jatah PTSL", ujarnya.

Hal ini, menurut Kades  dapat terwujud tak lain karena upaya dari Bupati Pati maupun pihak BPN.  Ia pun mengucapkan terima kasih  atas respon dari Pemkab Pati selama ini karena akses jalan di desa pun sudah lebih baik,”pungkasnya.

Kepala BPN Kabupaten Pati Yoyok Hadimulyo Anwar, SH, menyampaikan bahwa Sertifikat tanah merupakan bukti kepemilikan tanah yang sah dan berkekuatan hukum sehingga sertifikat sangat penting untuk dimiliki setiap orang.

Yoyok juga mengatakan bahwa BPN telah memfasilitasi  pengajuan sertifikat baik secara perorangan ataupun melalui program sertifikat PTSL seperti yang telah dilaksanakan pada hari ini  di Desa Terteg Kecamatan Pucakwangi     yang akan menerima sertifikat melalui program sertifikat PTSL tahun 2019  

 Yoyok menambahkan, Desa Terteg bisa mendapat program PTSL atas kerja keras seluruh perangkat desa.   Sertifikat program PTSL ini merupakan bukti kepemilikan tanah secara sah yang akan dimiliki secara turun- temurun.

Sementara itu, Kepala BPN Kabupaten Pati Yoyok Hadimulyo Anwar menyebut Kades   waktu mengajukan pendaftaran program PTSL  cuma sedikit, tidak bisa diterima. "Tapi kalau banyak, tentu saja bisa.   Program ini dapat meminimalisasi risiko adanya sengketa tanah. Sebab, dalam sertifikat batas tanahnya jelas, nama pemiliknya jelas, dan seterusnya,” ucapnya.

Pada 2020 mendatang,   Kabupaten Pati mendapat jatah PTSL 48.800 bidang. Dan jatah pengukuran 60.000 bidang.  Yoyok menyebut Tahun 2023, ditargetkan seluruh bidang tanah di Kabupaten Pati telah terdaftar dan bersertifikat,”ungkapnya.

Bupati Pati H.Haryanto SH.MM.MSi dalam sambutanya menyampaikan, syukur alhamdulillah bahwa program sertifikat tanah dapat terlaksana.  Program ini adalah merupakan program dari Pemerintah Pusat yang memerintahkan BPN Propinsi dan BPN Kabupaten untuk melaksanakan program sertifikat PTSL.

“Saya harap masyarakat tidak percaya hasutan atau berita Hoax yang disebar pihak yang tidak bertanggung jawab terkait tentang program PTSL ini. “Setelah menerima sertifikat ini gunakanlah dengan sebaik-baiknya, untuk agunan pinjaman sebagai modal usaha, agar dapat dirasakan hasilnya,” ucap Haryanto.

Menurut Hariyanto, perlunya masyarakat bersyukur atas didapatnya program PTSL  untuk Desa Terteg karena program ini sangat membantu masyarakat.
“Bupati menyebut bahwa PTSL ini memang berbeda dengan prona yang  gratis. Namun program PTSL ini tidaklah 100% gratis, masih ada biaya  patok, materai dll. Biayanya pun masih sangat terjangkau dan  tidak memberatkan,” imbuhnya.

 Perlu bersyukur, sebab apabila mengurus sertifikat tanah secara reguler, biayanya bisa mencapai jutaan. Sedangkan PTSL ini kalaupun ada kesepakatan antara yang bersangkutan, masih tergolong terjangkau”, sambungnya.

Ia kembali menegaskan bahwa PTSL merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk membantu masyarakat. “Jika tidak melalui program ini, mengurus sertifikat tanah sangat mahal,” ujar Bupati. (tim jateng7/S.dim)

Comments


EmoticonEmoticon

Related Post