Sunday, October 13, 2019

Komunitas SESEG Pati, Gelar Event Gowes Sepeda Lipat



Jateng7.Pati - Bupati Pati Haryanto mengapresiasi inisiatif Komunitas Sepeda Lipat  dan kesengsem dengan kegiatan pada sepeda lipat ini. Hal itu diungkapkan saat memberangkatkan ratusan peserta Gowes sepeda lipat bertajuk “Mubeng Pati Numpak Seli. Komunitas sepeda tersebut diantaranya tergabung komunitas sepeda gunung, sepeda onta, dan sepeda lipat. Yang menarik adalah  sepeda lipat  tentunya dapat dilipat dan praktis dan mudah di bawa kemana-mana.

Bupati Pati memberangkatkan ratusan peserta Gowes sepeda lipat  dari komunitas sepeda gunung, sepeda onta, dan sepeda lipat dari depan pendopo Kab Pati.
Ketua Panitia Suharyanto  juga merupakan Ketua Komunitas SESEG (Sepeda Lipat Sego Gandul)  menjelaskan keunikan sepeda tersebut. "Praktis bisa dibawa kemana-mana. Saya sendiri kalau jalan-jalan ke luar kota biasanya bawa sepeda lipat. Nanti bisa jalan-jalan di Kota dengan naik sepeda," terang Ketua Komunitas Sepeda Lipat Pati.

Diakui Bupati, komunitas sepeda lipat di wilayah eks Karesidenan Pati, termasuk barang baru. Dengan dasar inilah panitia memanfaatkan event ini untuk memasyarakatkan sepeda lipat. "Sepedanya memang kecil. Namun bisa untuk dinaiki orang dewasa. Bahkan dengan bobot mencapai 150 kilogram," jelas Ketua Panitia.

Bupati pun mengapresiasi inisiatif Komunitas Sepeda Lipat Pati yang meluncurkan nama komunitas "SESEG" dengan bersepeda bersama guna memperkenalkan potensi wisata Pati sekaligus mengenalkan sepeda lipat sebagai sarana transportasi yang praktis dan menyehatkan.

Apalagi menurut Bupati, peserta  kegiatan banyak yang berasal dari luar daerah. Mulai dari Jakarta, Tangerang, Bekasi, Surabaya, Bandung, Yogyakart, Tuban, Semarang dan lain - lain yang jumlahnya mencapai 300 orang. Uniknya, lanjut Bupati, diantara ratusan peserta luar kota, ada enam orang peserta yang usianya rata-rata 57 tahun ke atas, sengaja datang dengan bersepeda dari Bandung ke Pati. 

Ada juga 16 orang peserta yang bersepeda dari Solo ke Pati hanya untuk mengikuti event ini.  "Selain bermanfaat untuk memperkenalkan potensi alam Pati, ini juga bagus, supaya masyarakat tidak setiap saat menggunakan mobil atau motor saja", imbuhnya.

Gowes mengambil start dari depan Pendapa, ke arah utara hingga RSUD Soewondo kemudian menyusuri jalur-jalur sepeda hingga ke Waduk Gunungrowo. Setelah sampai di Waduk Gunungrowo kemudian turun dan finish di Resto Dua Ikan Kembangjoyo.  

Event kali ini, menurut Ketua Panitia, akan menjadi awal pihaknya untuk menggelar kegiatan bersepeda serupa di tahun-tahun mendatang.
"Itu karena salah satu potensi rute sepeda di Pati adalah tanjakan. Wilayah pegunungan seperti arah Jollong itu sangat potensial. Ke depan kami akan mengenalkan rute tanjakan itu. Karena ternyata banyak yang minat," pungkasnya. (tim jateng7/S.dim)

Comments


EmoticonEmoticon

Related Post