Sunday, September 15, 2019

Haul KH Hasbullah, Bupati Pati Ungkap Pengembangan Pendidikan di Bidang Keagamaan



foto/jtg7. bupati Hariyanto memberikan arahan perlunya pengembangan Pendidikan di Madrasah di halaman Masjid acaraHaul desa Kembang Dukuhsekti, Sabtu 14/9

Jateng7. Pati - Bupati Pati Haryanto menghadiri acara Haul ke-45 Al Maghfurlah KH. Hasbullah yang berlokasi di halaman Masjid Sabilal Huda Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Sabtu,(14/9).

Dalam sambutannya, Bupati Pati menyampaikan bahwa pihaknya ikut mangayubagyo dalam rangka peringatan Haul simbah Kyai Haji Hasbullah yang ke 45. "Alhamdulillah setiap tahun kita selalu bertemu karena setiap pergantian tahun baru hijriyah. Hampir semua wilayah - wilayah kecamatan maupun di wilayah Kabupaten Pati ini dipertemukan dengan peringatan-peringatan pendirian pendidikan maupun keagamaan seperti wali - wali Allah", ujarnya.


Haryanto juga menyebut bahwa hari ini pun bersamaan dengan adanya peringatan haulnya Mbah Kyai Haji Samsuri yang berlokasi di Tayu Kulon. Menurut Bupati ternyata masyarakat itu tidak setiap tahun menyelenggarakan acara yang dipadukan dengan pawai budaya. Serta, acara semacam ini tidak menyurutkan kehendak dari masyarakat untuk bersama - sama menggelar pawai budaya.

"Kita yang diwarisi ini harus bisa meneruskan baik pendidikan maupun keagamaan juga hal - hal yang lain. Oleh karena itu semoga dengan peringatan ini tidak melupakan kita yang selama ini diwarisi oleh leluhur - leluhur yang sudah berjasa," harapnya.

Ia mengajak masyarakat melalui peringatan ini agar lebih meningkatkan keimanan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Dan sekaligus juga pengembangan pendidikan agama maupun pendidikan di Madrasah maupun Tsanawiyah. Serta pendidikan pendidikan lain yang bisa berkembang.
Ketua Yayasan Madarijul Huda, Fu'ad Abdillah mengatakan,”bahwa selain acara haul, siswa - siswi berperan aktif dalam menyemarakkan haul melalui pawai budaya. Pawai ini bertujuan untuk menghibur warga desa setempat.

Pawai ini diikuti oleh sejumlah marching band dari MTs dan MA. Selain itu, pawai ini diselenggarakan agar dapat mengenalkan budaya lokal yang ada kepada masyarakat.
Mulai dari siswa - siswi, alumni, sejumlah komunitas serta masyarakat umum begitu antusias dalam memeriahkan pawai ini. Ratusan bahkan ribuan masyarakat dengan riangnya menyaksikan pawai tersebut di sepanjang jalan raya Desa Kembang.

"Dengan adanya pawai ini menunjukkan bahwa para siswa tidak hanya aktif dan disiplin dalam belajar di sekolah atau madrasah saja, namun juga begitu antusias menghibur masyarakat", pungkasnya. (tim jateng7).

Comments


EmoticonEmoticon

Related Post