Jateng7

Daerah

Polres Jepara

Polres Pati

TV Jateng7

Pati

Video

Tuesday, May 4, 2021

Lagi, 17 Warga Sukolilo Baru Pulang Mudik Digiring Petugas Lakukan Swab Antigen

TES SWAB ANTIGEN : 17  warga Kecamatan Sukolilo yang  baru pulang mudik  lakukan tes Swab Antigen oleh Puskesmas Sukolilo II, bertempat di Posko PPKM MIKRO Desa Porangparing Sukolilo.  Selasa (04/5/2021)

. JATENG7.SUKOLILO.PATI - Nekat pulang kampung, 17 pemudik asal Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, didatangi satgas Covid-19 tingkat desa. Mereka dipaksa test swab antigen di Posko Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro desa setempat.

Kegiatan Swab Antigen   dilakukan kepada 17  orang  warga Kecamatan Sukolilo yang  baru pulang mudik / datang dari perantauan oleh Puskesmas Sukolilo II, bertempat di Posko PPKM MIKRO Desa Porangparing Kecamatan Sukolilo.  Selasa (04/5/2021),pukul 08.30 Wib s.d 10.00 WIB. Hal ini dilakukan guna menekan penularan covid-19

Hadir dalam kegiatan tersebut : Camat Sukolilo   SUPENO, S.H., Kapolsek Sukolilo IPTU SAHLAN, S.H., M.M., Danramil Sukolilo diwakili Batuud, Kepala Puskesmas Sukolilo II   ENI ARISTIYANI, S.Gz beserta petugas Puskesmas, Pj Kades Porangparing   RATNA EKAWATI, SH, Kasi Pemerintah Sukolilo   AGUS HAMBALI, S.H., Kanit Binmas Polsek Sukolilo AIPTU NURDIN, Kasi Humas Polsek Sukolilo AIPTU NURCHAMID, AIPTU SUPRIHADI, S.H. Anggota Intelkam Polsek Sukolilo, Bhabinkamtibmas Ds. Porangparing BRIPKA BASUKI RAHMAN, Babinsa Ds. Porangparing SERDA MASHURI, Bidan Desa Porang Paring Kecamatan Sukolilo.

Kapolsek Sukolilo IPTU SAHLAN, S.H  mengatakan, kegiatan test swab antigen tersebut dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19, yang bisa saja dibawa oleh warga pendatang, khususnya pemudik dari luar kota.

“Kita berdayakan Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk bersinergi dengan pihak desa agar mendatakan setiap ada warga pendatang, dan selanjutnya dilakukan test swab antigen gratis," ujar IPTU Sahlan  saat memantau kegiatan test swab antigen di Desa Porangparing Sukolilo, Selasa (4/5). Pagi.

IPTU Sahlan menandaskan, jika ditemukan warga pendatang yang hasil test swab antigennya positif Covid-19, maka akan dikoordinasikan denga tim gugus tugas untuk dilakukan karantina."Sesuai prosedur kesehatan, mereka yang dinyatakan positif langsung kita lakukan karantina. Tentunya ini nanti akan kita koordinasikan dengan tim gugus tugas kabupaten," terangnya.

Adapun 17 warga kecamatan Sukolilo  yang dilaporkan untuk melakukan test swab antigen ada 12 orang adalah sebagai berikut: ARIFIN (36) warga Dk. Randukuning Rt 02 Rw 03 Ds. Porangparing   (pulang dari Bogor), IPIK IMA KURNIAWATI(19)  Dk. Dukoh Rt 2 Rw 3 Ds. Porangparing (pulang dari Tangerang),  ARIF SRIONO (30) Dk. Sumbersoko Rt 06 Rw 02 Ds. Sumbersoko  (pulang dari Riau).

Selanjutnya SULASIH (22)  Dk. Randukuning Rt 1 Rw 3 Ds. Porangparing   (pulang dari Bogor), WAHYU WALUYO (46)  Dk. Randukuning Rt 02 Rw 03 Ds. Porangparing   (pulang dari Bogor), DARMAJI (28) Dk. Randukuning Rt 01 Rw 03 Ds. Porangparing   (pulang dari Bogor),  YATIN (43),  Dk. Randukuning Rt 02 Rw 03 Ds. Porangparing   (pulang dari Bogor).

Dan terakhir SRI WAHYUNI (34) Dk. Dukoh Rt 5 Rw 2 Ds. Porangparing   (pulang dari Tangerang), DARNO (43)   Dk. Dukoh Rt. 02 Rw. 02 Ds. Porangparing   (pulang dari Jakarta) , SETIYO WALOYO (33) Dk. Dukoh Rt. 02 Rw. 02 Ds. Porangparing   (pulang dari Palembang), KUSWANTO (45)   Dk. Madaran Rt. 02 Rw. 02 Ds. Kedumulyo  (pulang dari Bogor), MOKIT SAPUTRO (21)  Dk. Dukoh Rt. 04 Rw. 02 Ds. Porangparing   (pulang dari Jakarta)

 "Dari hasil swab test terhadap kedua belas warga tersebut hasilnya negatif semua," katanya.

Sahlan menambahkan bahwa Kapolsek  akan terus menjalin kerja sama dengan semua pihak  dan   untuk menekan penularan Covid-19 saat musim mudik tiba."Kita dari petugas gabungan terus bersinergi, harapannya semoga Covid-19 bisa terkendali. Namun demikian, kita harapkan peran serta dari masyarakat untuk menaati setiap kebijakan pemerintah," pungkas Sahlan. (tim jateng7/Dim@n).

 

  

Baru Pulang Mudik, 17 Warga Sukolilo Digiring Petugas Lakukan Swab Antigen

 

Tes Swab Antigen warga Sukolilo yang baru pulang mudik di Puskesmas tempat posko PPKM Mikro Desa Porangparing Selasa (4/5)

JATENG7.SUKOLILO.PATI - Nekat pulang kampung, 17 pemudik asal Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, didatangi satgas Covid-19 tingkat desa. Mereka dipaksa test swab antigen di Posko Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro desa setempat.

Kegiatan Swab Antigen   dilakukan kepada 17  orang  warga Kecamatan Sukolilo yang  baru pulang mudik / datang dari perantauan oleh Puskesmas Sukolilo II, bertempat di Posko PPKM MIKRO Desa Porangparing Kecamatan Sukolilo.  Selasa (04/5/2021),pukul 08.30 Wib s.d 10.00 WIB. Hal ini dilakukan guna menekan penularan covid-19.

Hadir dalam kegiatan tersebut : Camat Sukolilo   SUPENO, S.H., Kapolsek Sukolilo IPTU SAHLAN, S.H., M.M., Danramil Sukolilo diwakili Batuud, Kepala Puskesmas Sukolilo II   ENI ARISTIYANI, S.Gz beserta petugas Puskesmas, Pj Kades Porangparing   RATNA EKAWATI, SH, Kasi Pemerintah Sukolilo   AGUS HAMBALI, S.H., Kanit Binmas Polsek Sukolilo AIPTU NURDIN, Kasi Humas Polsek Sukolilo AIPTU NURCHAMID, AIPTU SUPRIHADI, S.H. Anggota Intelkam Polsek Sukolilo, Bhabinkamtibmas Ds. Porangparing BRIPKA BASUKI RAHMAN, Babinsa Ds. Porangparing SERDA MASHURI, Bidan Desa Porang Paring Kecamatan Sukolilo.

Kapolsek Sukolilo IPTU SAHLAN, S.H  mengatakan, kegiatan test swab antigen tersebut dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19, yang bisa saja dibawa oleh warga pendatang, khususnya pemudik dari luar kota.

“Kita berdayakan Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk bersinergi dengan pihak desa agar mendatakan setiap ada warga pendatang, dan selanjutnya dilakukan test swab antigen gratis," ujar IPTU Sahlan  saat memantau kegiatan test swab antigen di Desa Porangparing Sukolilo, Selasa (4/5). Pagi.

IPTU Sahlan menandaskan, jika ditemukan warga pendatang yang hasil test swab antigennya positif Covid-19, maka akan dikoordinasikan denga tim gugus tugas untuk dilakukan karantina."Sesuai prosedur kesehatan, mereka yang dinyatakan positif langsung kita lakukan karantina. Tentunya ini nanti akan kita koordinasikan dengan tim gugus tugas kabupaten," terangnya.

Adapun 17 warga kecamatan Sukolilo  yang dilaporkan untuk melakukan test swab antigen ada 12 orang adalah sebagai berikut: ARIFIN (36) warga Dk. Randukuning Rt 02 Rw 03 Ds. Porangparing   (pulang dari Bogor), IPIK IMA KURNIAWATI(19)  Dk. Dukoh Rt 2 Rw 3 Ds. Porangparing (pulang dari Tangerang),  ARIF SRIONO (30) Dk. Sumbersoko Rt 06 Rw 02 Ds. Sumbersoko  (pulang dari Riau).

Selanjutnya SULASIH (22)  Dk. Randukuning Rt 1 Rw 3 Ds. Porangparing   (pulang dari Bogor), WAHYU WALUYO (46)  Dk. Randukuning Rt 02 Rw 03 Ds. Porangparing   (pulang dari Bogor), DARMAJI (28) Dk. Randukuning Rt 01 Rw 03 Ds. Porangparing   (pulang dari Bogor),  YATIN (43),  Dk. Randukuning Rt 02 Rw 03 Ds. Porangparing   (pulang dari Bogor).

Dan terakhir SRI WAHYUNI (34) Dk. Dukoh Rt 5 Rw 2 Ds. Porangparing   (pulang dari Tangerang), DARNO (43)   Dk. Dukoh Rt. 02 Rw. 02 Ds. Porangparing   (pulang dari Jakarta) , SETIYO WALOYO (33) Dk. Dukoh Rt. 02 Rw. 02 Ds. Porangparing   (pulang dari Palembang), KUSWANTO (45)   Dk. Madaran Rt. 02 Rw. 02 Ds. Kedumulyo  (pulang dari Bogor), MOKIT SAPUTRO (21)  Dk. Dukoh Rt. 04 Rw. 02 Ds. Porangparing   (pulang dari Jakarta)

"Dari hasil swab test terhadap kedua belas warga tersebut hasilnya negatif semua," katanya.

Sahlan menambahkan bahwa Kapolsek  akan terus menjalin kerja sama dengan semua pihak  dan   untuk menekan penularan Covid-19 saat musim mudik tiba."Kita dari petugas gabungan terus bersinergi, harapannya semoga Covid-19 bisa terkendali. Namun demikian, kita harapkan peran serta dari masyarakat untuk menaati setiap kebijakan pemerintah," pungkas Sahlan. (tim jateng7/H@di.S).

 

  

Friday, April 30, 2021

Gelar Razia PPKM, Jajaran Polres Pati Bersama Satpol PP Jaring Oknum Kades dan Cakades Karaoke Dihotel

 

70 orang terjaring razia PPKM  termasuk oknum kades dan cakades  Kamis (29/4) malam

JATENG7.PATI - Bupati Pati Haryanto menyayangkan adanya oknum kepala desa (Kades) dan calon Kades terpilih yang terjaring razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Untuk diketahui, jajaran Polres Pati bersama Satpol-PP menggelar razia PPKM pada Kamis (29/4/2021) malam.

Dari razia tersebut, polisi menjaring sekitar 70 orang, yang merupakan pengunjung, pemandu karaoke (PK), serta karyawan dan pemilik usaha karaoke. Mereka dijaring dari beberapa tempat hiburan malam karaoke yang berlokasi di Kecamatan Juwana, Pati, dan Margorejo.

Dari puluhan orang yang terjaring razia, terdapat satu orang kepala desa asal Kecamatan Gabus yang tepergok sedang karaokean di salah satu karaoke di kecamatan Juwana. Selain itu, ada pula satu orang Calon Kades asal Kecamatan Wedarijaksa yang baru saja terpilih dalam Pilkades serentak 10 April lalu dan belum dilantik. Dia kedapatan sedang karaokean di satu hotel di Kecamatan Pati.

Baik kades maupun cakades terpilih tersebut, keduanya berinisial K. “Sangat disayangkan, yang Kades itu bulan lalu juga pernah terjaring razia yang sama, di tempat yang sama. Ini ketangkap lagi. Saya sayangkan, karena ini bulan suci Ramadan. Jangan diciderai lah, aturannya juga tidak boleh (karaoke di Pati buka selama Ramadan),” kata Haryanto saat diwawancarai  media, Jumat (30/4/2021).

Dia juga menyesalkan adanya Cakades yang sudah berulah, bahkan sebelum dilantik. Menurut Haryanto, kepercayaan masyarakat pada oknum Cakades itu akan menurun. “Padahal calon kades sudah kami beri arahan. Jadi kepala desa itu pemimpin, harus jadi panutan. Saya kasih wejangan, pemimpin harus bisa jadi tepo tulodho (contoh yang baik). Filosofi ing ngarso sung tulodho, ing madya mangun karso, tut wuri handayani, harus dipegang,” papar Haryanto.

Haryanto menjelaskan, oknum Kades dan Cakades itu, bersama puluhan orang lain yang terjaring razia, sudah digelandang ke Markas Satpol PP. Mereka semua diswab antigen. Beruntung hasilnya negatif semua.“Selain sanksi moral, sesuai Perbup mereka juga dikenai denda,” tandas Haryanto.

Puluhan orang terjaring razia di gelandang ke markas Satpol PP untuk di sawb antigen

 
Untuk diketahui, berdasarkan keterangan dari Satpol PP Pati, oknum kades didenda Rp 300 ribu. Sementara, denda untuk Cakades masih disamakan dengan warga biasa, yakni Rp 100 ribu. Sebab yang bersangkutan belum resmi dilantik,”pungkasnya (tim jateng7/Dim@n)

Thursday, April 29, 2021

Pemakaman Jenazah Positif covid 19, Warga Desa Wotan Sukolilo Dengan Standart Prokes

 


JATENG7.SUKOLILO.PATI - Bertempat di TPU Desa Wotan Kecamatan  Sukolilo  Kabupaten Pati telah dilaksanakan pemakaman jenazah secara protokol kesehatan Covid-19 seorang warga Desa Wotan   Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati, Rabu  28 April 2021 pukul  23.00  s.d. selesai.

Adapun identitas jenazah  bernama Raspi (61) warga Desa  Wotan RT 04 RW 02  Kecamatan  Sukolilo Kabupaten Pati. Meninggal  pada hari Rabu (28/42021), di  RSUD Kudus  pukul   18.45 WIB. Dalam pelaksanaan pemakaman secara prokes dilakukan oleh tim Pemulasaran jenazah dari BPBD Kabupaten Pati dengan menggunakan APD lengkap.

Hadir dalam pemakaman tersebut dari : Muspika Kecamatan Sukolilo, Kepala Desa  Wotan   H Madekur dan perangkat desa, Bhabinkamtibmas Desa  Wotan BRIPKA EKA WAHYU, Bhabinsa Desa Wotan SERDA DARYANTO, Tim Pemulasaran jenazah dari BPBD Kabupaten Pati.

Awalnya Raspi  masuk  RSUD Kudus  ruang Icu dengan ventilator pada hari Selasa (20/04/) pukul: 20.48 wib dengan keluhan   sesak nafas.  Selanjutnya pasien dilakukan Swab pada hari Rabu ( 21/04) dengan hasil positif.  Kemudian pasien di lakukan Swab kedua  kalinya pada hari Kamis (22/04)  hasilnya positif.

Setelah dilakukan pemeriksaan dari tim medis, pasien mengalami  gagal nafas, penyebabnya antara: ARDS, VTE , COVID 19, dan penyebab dasar : cardiac  arrest.

Selama pelaksanaan pemakaman berjalan dalam keadaan aman dan tertib serta tidak ada aksi penolakan / protes dari warga setempat. (tim jateng7/Diman).

Pemakaman Jenazah Positif covid 19, Warga Desa Wotan Sukolilo Dengan Standart Protokol

 


JATENG7.SUKOLILO.PATI - Bertempat di TPU Desa Wotan Kecamatan  Sukolilo   telah dilaksanakan pemakaman jenazah secara protokol kesehatan Covid-19 seorang warga Desa Wotan   Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati, Rabu  28 April 2021 pukul  23.00  s.d. selesai.

Adapun identitas jenazah  bernama Raspi (61) warga Desa  Wotan RT 04 RW 02  Kecamatan  Sukolilo Kabupaten Pati. Meninggal  pada hari Rabu (28/42021), di  RSUD Kudus  pukul   18.45 WIB. Dalam pelaksanaan pemakaman secara prokes dilakukan oleh tim Pemulasaran jenazah dari BPBD Kabupaten Pati dengan menggunakan APD lengkap.

Hadir dalam pemakaman tersebut dari : Muspika Kecamatan Sukolilo, Kepala Desa  Wotan   H Madekur dan perangkat desa, Bhabinkamtibmas Desa  Wotan BRIPKA EKA WAHYU, Bhabinsa Desa Wotan SERDA DARYANTO, Tim Pemulasaran jenazah dari BPBD Kabupaten Pati.

Awalnya Raspi  masuk Icu RSUD Kudus  dengan ventilator pada hari Selasa (20/04/) pukul: 20.48 wib dengan keluhan   sesak nafas.  Selanjutnya pasien dilakukan Swab pada hari Rabu ( 21/04) dengan hasil positif.  Kemudian pasien di lakukan Swab kedua  kalinya pada hari Kamis (22/04)  hasilnya positif.

Setelah dilakukan pemeriksaan dari tim medis, pasien mengalami  gagal nafas, penyebabnya antara: ARDS, VTE , COVID 19, dan penyebab dasar : cardiac  arrest.

Selama pelaksanaan pemakaman berjalan dalam keadaan aman dan tertib serta tidak ada aksi penolakan / protes dari warga setempat. (tim jateng7/H@di.S).

Tuesday, April 27, 2021

Baru Pulang Kampung, Empat Orang Warga Sukolilo Lakukan Rapid Tes Antigen

 

JATENG7.SUKOLILO.PATI - Telah dilaksanakan Rapid tes Antigen kepada warga Sukolilo yang baru mudik / datang dari daerah perantauan. Kegiatan Rapid tes Antigen oleh Puskesmas Sukolilo II, bertempat di Posko PPKM MIKRO Desa Baleadi Kecamatan Sukolilo. Selasa  (27/4/2021), dimulai pukul 09.00 Wib.

Hadir dalam kegiatan tersebut : Camat Sukolilo SUPENO, Kapolsek Sukolilo IPTU SAHLAN, S.H., M.M., Danramil Sukolilo diwakili Ba Taud SERKA SUPARLY, Kepala Puskesmas Sukolilo II Ibu ENI ARISTIYANI beserta petugas Puskesmas, Kades Baleadi SUHARDI,SH, Kasi Trantib Sukolilo ALI M, Bhabinkamtibmas Desa  Baleadi, Desa  Kedungwinong, Desa Porangparing, Babinsa Desa Baleadi, Desa Kedungwinong dan Desa Porangparing.

Menurut keterangan Kapolsek Sukolilo IPTU Sahlan, S.H., bahwa kegiatan rapid test antigen kepada para pemudik yang baru datang dari perantauan tersebut dengan tujuan untuk  memastikan kalau para pemudik  tersebut benar - benar terbebas dari Covid-19, dan memutus mata rantai penularan covid-19.

Kegiatan tersebut juga merupakan salah satu langkah Gugus Tugas Covid 19 Kab. Pati dan Polres Pati dalam rangka Pencegahan dan memutus rantai penyebaran Covid-19,”imbuh Sahlan.

Tercatat  ada empat warga yang melakukan pulang kampung /mudik langsung di jemput petugas untuk melakukan Rapid tes Antigen antara lain : 1. Nadhiroh (29), warga Dukuh Sono RT 01 RW 02 turut Desa Baleadi Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati, (pulang dari Hongkong). Kedua Ahmad Sobirin (29) warga Dukuh Sono   RT 01 RW 02 Desa Baleadi Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati (pulang dari Jakarta).

Ketiga  Apta Susyatia,(25) warga Dukuh  Tambang RT 07 RW 04 Desa Kedungwinong Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati (pulang dari Sumatera). Keempat Iskandar   (49 ), warga Dukuh Randukuning Rt 02 RW 03 Desa  Porangparing Kecamatan Sukolilo Kabupaten  Pati (pulang dari sulawesi).

Dari keempat warga tersebut setelah menjalani Rapid Tes Antigen hasil swab semua negatif, selanjutnya siap berkumpul bersama keluarga maupun warga masyarakat yang lain. Selama kegiatan berlangsung berjalan dengan aman lancar dan kondusif. (tim jateng7/Dim@n)).

 

  

Baru Pulang Mudik, Empat Orang Warga Sukolilo Lakukan Rapid Tes Antigen

 

FTO/JT7. Nadhiroh lakukan rapid tes antigen di Posko PPKM Mikro Desa Baleadi setelah pulang dari Hongkong Selasa (27/4) pagi

JATENG7.SUKOLILO.PATI - Telah dilaksanakan Rapid tes Antigen kepada warga Sukolilo yang baru mudik / datang dari daerah perantauan. Kegiatan Rapid tes Antigen oleh Puskesmas Sukolilo II, bertempat di Posko PPKM MIKRO Desa Baleadi Kecamatan Sukolilo. Selasa  (27/4/2021), dimulai pukul 09.00 Wib.

Hadir dalam kegiatan tersebut : Camat Sukolilo SUPENO, Kapolsek Sukolilo IPTU SAHLAN, S.H., M.M., Danramil Sukolilo diwakili Ba Taud SERKA SUPARLY, Kepala Puskesmas Sukolilo II Ibu ENI ARISTIYANI beserta petugas Puskesmas, Kades Baleadi SUHARDI,SH, Kasi Trantib Sukolilo ALI M, Bhabinkamtibmas Desa  Baleadi, Desa  Kedungwinong, Desa Porangparing, Babinsa Desa Baleadi, Desa Kedungwinong dan Desa Porangparing.

Menurut keterangan Kapolsek Sukolilo IPTU Sahlan, S.H., bahwa kegiatan rapid test antigen kepada para pemudik yang baru datang dari perantauan tersebut dengan tujuan untuk  memastikan kalau para pemudik  tersebut benar - benar terbebas dari Covid-19, dan memutus mata rantai penularan covid-19.

Kegiatan tersebut juga merupakan salah satu langkah Gugus Tugas Covid 19 Kab. Pati dan Polres Pati dalam rangka Pencegahan dan memutus rantai penyebaran Covid-19,”imbuh Sahlan.

Tercatat  ada empat warga yang melakukan pulang kampung /mudik langsung di jemput petugas untuk melakukan Rapid tes Antigen antara lain : 1. Nadhiroh (29), warga Dukuh Sono RT 01 RW 02 turut Desa Baleadi Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati, (pulang dari Hongkong). Kedua Ahmad Sobirin (29) warga Dukuh Sono   RT 01 RW 02 Desa Baleadi Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati (pulang dari Jakarta).

Ketiga  Apta Susyatia,(25) warga Dukuh  Tambang RT 07 RW 04 Desa Kedungwinong Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati (pulang dari Sumatera). Keempat Iskandar   (49 ), warga Dukuh Randukuning Rt 02 RW 03 Desa  Porangparing Kecamatan Sukolilo Kabupaten  Pati (pulang dari sulawesi).

Dari keempat warga tersebut setelah menjalani Rapid Tes Antigen hasil swab semua negatif, selanjutnya siap berkumpul bersama keluarga maupun warga masyarakat yang lain. Selama kegiatan berlangsung berjalan dengan aman lancar dan kondusif. (tim jateng7/H@di.S).

 

  

Daerah Grobogan

Peristiwa Tambang

Teknologi