Saturday, August 1, 2020

PWO Jepara Sikapi Berita Hoax di Media Online

Diskusi PWO Jepara bedah persoalan  maraknya perkara dugaan korupsi hingga pelanggaran hukum di warung  Pujasera Ngabul  
JATENG7.JEPARA. Menyikapi tautan berita media online yang lagi rame dan berbau cabul, fittnah, serta hoax terkait di tangkapnya oknum Kepala Desa Gemulung serta berita jual beli jabatan di masa pandemi covid19. Jual beli jabatan itu sendiri diduga melibatkan orang no 1 di Jepara.

Yang menarik perhatian dalam kopi diskusi PWO Jepara di Warung dekat Pujasera Ngabul membedah persoalan  serta klarifikasi maraknya perkara dugaan korupsi hingga pelanggaran hukum yang melanggar ketentuan Undang Undang  di negeri ini.

Eko mulyantoro Selaku Bidang Advokasi PWO Jepara bersemangat mengajak teman-teman dalam diskusi, yang menganalisa dan membedah pemberitaan di media online lokal serta media cetak yang marak memberitakan sepihak.

"Pemberitaan pemberitaan media lokal dan nasional yang di tulis oleh teman teman wartawan daring apakah mereka menulis sudah mengikuti kaidah pada pasal pasal ketentuan Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang PERS atau belum", tandas pria berperawakan tinggi itu sambil mengusulkan diskusi PWO Jepara tetap jalan.

Pria kelahiran asli Semarang itu juga menyebut apakah pemberitaan dugaan cabul yang menjustis pihak - pihak yang di beritakan serta pihak yang merasa di rugikan itu sudah sesuai dengan pasal 5
ayat 1 UUno 40 1999.

Kemudian Wakil Ketua PWO Jepara Taufiqurrahman juga menyebut dalam Undang Undang pers no 40 tahun 1999. "Pers nasional dalam menyiarkan informasi, tidak menghakimi atau membuat kesimpulan  kesalahan seseorang, terlebih lagi untuk kasus-kasus yang masih dalam proses peradilan, serta dapat mengakomodasikan kepentingan semua pihak yang terkait dalam pemberitaan",ujar pria yang juga berprofesi sebagai Terapis kesehatan.

Sementata sekretaris PWO Jepara Sugiarto juga menyinggung adanya pemberitaan sepihak yang di tulis oleh sejumlah media lokal di Jepara. "Sebagai jurnalis dalam naungan PWO wajib mematuhi kode Etik Wartawan,"ujar mahasiswa Fakultas Ekonomi Islam IAIN Kudus.

Jurnalis kelahiran Desa Ngasem yang juga bergelut di UMKM itu mencontohkan, semua Wartawan Indonesia dilarang membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul yang bisa merugikan pihak  lain, harus independen dan tidak boleh menyudutkan salah satu pihak "Ini sebagai bentuk kewajiban kita memahami kode etik jurnalistik,"tandas jurnalis Jateng7.com.

Sementara Singgih Purwanto wartawan Legalitas  juga memberi tambahan dalam diskusi membedah berita hoax."Kode etik jurnalis sebagai batasan kita dalam mencari informasi,menghimpun serta memberitakan sampai jadi berita oleh redaksi kemudian di pisting via online merupakan informasi di sertai data data yang cukup untuk di publikasikan.

Sebab jika kita asal membuat berita apalagi merugikan pihak lain tanpa konfirmasi yang akan jadi obyek pemberitaan, maka ancaman kita sebagai wartawan adalah undang undang ITE,"ujar singgih yang juga aktivis Marhaen. (Jateng7.co/Tim Jepara)

Mandi di Sungai DAM, Santri Ponpes Al-Falah Talun Tewas Tenggelam



JATENG7.KAYEN - Seorang santri di Pondok Pesantren Al-Falah, Desa Talun, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Ahmad Fajril Falah (23), meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai DAM/bendungan dekat pintu masuk wisata pemancingan Desa Talun, Kecamatan Kayen Jumat 31/7 2020 jam 16.00, sore. Ahmad Fajril Falah merupakan santri asal Desa Mojomulyo,Kecamatan Tambakromo,Kabupaten Pati.

Kronologi kejadian, semula pukul 16.00 WIB korban berangkat bersama teman satu pondok sekitar 15 - 20 anak  menuju ke sungai Dam/bendungan dekat pintu masuk wisata pemancingan Desa Talun untuk mandi secara bersama-sama.  Usai mandi,   salah satu rekan mengajaknya pulang bersama.

Namun  korban tidak beranjak pulang dan bilang untuk membilas lagi, dan semua teman-temanya melanjutkan pulang ke pondok. Setelah sampai pondok dan para santri waktu di absen untuk makan malam,  korban tidak ada ditempat. Sehingga membuat teman-teman dan pengurus pondok panik.

Lalu diadakan pencarian di lokasi tempat mandi tersebut. Dalam pencarian korban yang dibantu oleh warga setempat, akhirnya korban ditemukan di dasar sungai dengan kedalaman air 1,5 meter.

Menurut keterangan warga setempat saat dimintai keterangan mengatakan,” jasad Ahmad Fajril Falah ditemukan di dasar sungai bendungan kedalaman air 1,5 meter pada Jumat  sekitar pukul 18.30.00 WIB.

Pengurus pondok pesantren  menyebutkan, penemuan jasad Ahmad Fajril Falah ini berawal dari laporan santri   setelah mandi bersama disungai. Merasa curiga saat para santri  di absen untuk makan bersama korban tidak ada ditempat dan belum kembali sejak mandi di Sungai bendungan.

Sehingga pengurus pondok berusaha melakukan pencarian di lokasi tempat mandi disungai DAM / bendungan. Walhasil, korban di temukan di dasar sungai kedalaman air disungai  di perkirakan 1,5 meter.  

Ahmad meninggal dunia diduga tidak bisa berenang dan mengakibatkan  tenggelam di dasar sungai. Setelah dilakukan evakuasi, korban sudah tidak bernyawa,  selanjutnya korban di bawa ke Puskesmas Kayen di lakukan visum. Dari hasil pemeriksaan dokter menjelaskan bahwa korban meninggal karena kehabisan oksigen, sehingga menyebabkan korban meninggal.

Jenazah Fajril Falah kemudian diserahkan kepada keluarga dan dibawa ke kampung halamannya di Desa Mojomulyo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, untuk dimakamkan. (tim jateng7/Peci).

Friday, July 31, 2020

Tanamkan Nilai Pengorbanan, Polres Jepara Bagikan Daging Qurban Kepada Yang Berhak



JATENG7.JEPARA – Bertempat di Halaman Uji SIM Polres Jepara telah berlangsung penyembelihan hewan Qurban dan pembagian daging Qurban tahun 1441 H/2020 M. Kegiatan yang dilakukan Polres Jepara dengan tema,”Idhul Adha Menanamkan Nilai-Nilai Pengorbanan dan Keikhlasan Pengabdian Insan Bhayangkara Yang Bertaqwa”. Jumat (31/7/2020) pukul 07.45 Wib.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolres Jepara Kompol I Putu Bagus Krisna, S.I.K, PJU Polres Jepara, Ketua dan pengurus Bhayangkari Polres Jepara, Personil Polres Jepara.

Dalam  sambutanya  Kapolres Jepara KBP Nugroho Tri Nuryanto, S.H., S.I.K., M.H.menyampaikan,”mengapresiasi atas pelaksanaan Idhul Adha tahun 1441 H/ 2020 M di Mapolres Jepara, semoga kita bisa mengambil hikmah ditengah pandemi,”ujarnya.

“Ditengah Pandemi Covid-19 kita dilatih untuk membiasakan hidup sehat, semoga kita dijauhkan dari berbagai macam penyakit maupun virus. Kebiasaan yang harus kita biasakan dan tingkatkan antara lain disiplin menggunakan masker, disipiln jaga jarak serta disipiln mencuci tangan,”imbuhnya.

Pada kesempatan pelaksanaan Idhul Adha 1441 H/ 2020 M di Mapolres Jepara menyembelih hewan Qurban dengan rincian 6 ekor sapi dan 2 ekor kambing, serta 3 ekor kambing di Polsek Batealit.

Harapan saya ditahun-tahun yang akan datang semoga jumlah hewan Qurban bisa lebih banyak lagi, mengingat jumlah personil Polres Jepara banyak serta akan menambah kemanfaatan bagi masyarakat dilingkungan Polres Jepara.

Dalam pelaksanaan Sholat Idul Adha 1441 H tersebut bersifat terbatas, dimana hanya diikuti oleh warga sekitar Masjid setempat dengan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid 19 diantaranya menggunakan masker, dilakukan screning suhu, penyediaan tempat cuci tangan dan pemberian jarak 1 meter antar jamaah. Pembagian daging hewan Qurban diberikan kepada yang berhak menerima dan masyarakat sekitar mako Polres Jepara. (tim jateng7/Gi@rto).

Thursday, July 30, 2020

Enam Camat Positif Covid-19, Dinkes Pati Lakukan Tracing Kontak



Foto JT7. Enam Camat   mengikuti test swab massal di lingkungan Pemkab Pati, Rabu (29/7).

JATENG7.PATI - Sebanyak enam orang camat di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terkonfirmasi positif Covid-19. Bupati Pati Haryanto menyampaikan, keenam camat tersebut sebelumnya mengikuti test swab massal di lingkungan Pemkab Pati pada pekan lalu.

Mereka tercatat bertugas di wilayah Kecamatan Juwana, Jaken, Tlogowungu, Pucakwangi, Sukolilo dan Margoyoso. "Hasil swab keluar enam Camat di Pati positif Covid-19. Semua OPD kita swab karena setiap hari pekerjaannya berisiko melayani masyarakat dari mana saja," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati Haryanto saat diwawancarai media, Kamis(30/7/2020).

Dijelaskan Haryanto, keenam orang Camat yang positif Covid-19 tersebut kondisi kesehatannya baik atau bisa disebut sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG). Seluruhnya kini menjalani isolasi mandiri di salah satu hotel di Pati. "Kondisinya sehat dan tidak ada keluhan. Saat ini mereka diisolasi sembari menunggu hasil swab yang kedua. Dinkes Kabupaten Pati juga masih melakukan tracing untuk melacak kontak erat dengan keenam camat.

"Kami masih melakukan tracing. berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Pati, hingga Rabu (29/7/2020), terdapat 14 pasien positif Covid-19 dirawat di rumah sakit, 16 pasien menjalani isolasi mandiri, 81 pasien dinyatakan sembuh, dan 7 pasien meninggal dunia. (tim jateng/Koce)

 



Tim Gabungan BNN Provinsi Jateng Berhasil Ungkap Modus Baru Peredaran Ganja

  Tim BNN Provinsi Jateng,gelar perkara kasus pengedaran narkotika jenis ganja di Mapolres Jepara. Kamis (30/7)

JATENG7.JEPARA - Kegiatan gelar perkara kasus pengedaran narkotika jenis ganja di Mapolres Jepara. Tim BNN Provinsi Jateng, Tim Bea & Cukai Kanwil Jateng-DIY, Tim Kantor Bea & Cukai Kudus dan Tim Satresnarkoba Polres Jepara berhasil mengungkap modus baru pengedaran narkoba jenis ganja dalam bentuk penjualan brownis/cookies.

Badan Narkotika Nasional (BNN)   mengungkap modus baru peradaran narkoba jenis   ganja. Dalam kasus ini, tim gabungan berhasil menangkap pengedar narkoba berinsial FES (24), warga RT. 03 RW. 04 Dukuh Pesajen Kelurahan Demaan Kecamatan Jepara Kabupaten Jepara.

Modus baru yang dilakukan Ranky Ervan Setiawan (FES)  mengedarkan ganja dibuat dalam bentuk brownis/cookies.   Setelah jadi brownis/cookies ganja siap dipasarkan seharga 1 paket Rp,400.000 berisi 6 potong. Produk brownis/cookies ganja tersebut dipasarkan lewat instagram ke Jakarta dan Semarang. Bisnis ini sudah ditekuninya selama 4 bulan dan tersangka mendapatkan keuntungan 50% dari modal yang dikeluarkan.

Menurut Pol.Benny Gunawan, menyatakan,” efek dari brownis/cookies ganja tersebut dua kali lebih terasa dibandingkan jika ganja tersebut dinikmati dengan cara dihisap. Ini merupakan modus baru peredaran narkoba yang ada di Jateng,” katanya dalam rilis, Kamis (30/7/2020).

Tim Gabungan berhasil mengamankan FES warga Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara di rumahnya. Setelah adanya informasi tentang adanya paket diduga narkotika berisi ganja dari Makasar ke Jepara.

Menindaklanjuti informasi itu, tim gabungan dari BNN Provinsi Jateng, Bea & Cukai Kanwil Jateng-DIY, Kantor Bea & Cukai Kudus, dan tim petugas Satresnarkoba Polres Jepara melakukan operasi bersama dalam bentuk controlled delivery (pengiriman paket di bawah pengawasan petugas). Akhirnya petugas berhasil membekuk FES di rumahnya saat saat menerima paket dari perusahaan jasa pengiriman yang di dalamnya berisi baju dan narkotika jenis ganja seberat 6,1 gram.

Setelah dilalukan penyelidikan di dalam rumah tersangka, petugas berhasil menyita ganja yang terbungkus aluminium foil dan ganja yang tersimpan di dalam toples. “Selain itu juga terdapat dua paket brownis dan tiga paket cookies yang terbuat dari ganja dan siap untuk diedarkan,” ujar Benny.
 “Kue brownis dan cookies ganja tersebut dipasarkan lewat akun instagram 420 - desseert dan menggunakan rekening bersama aplikasi jual beli online dengan harga satu paket Rp,400 ribu berisi enam potong.

Ia menambahkan, jika narkoba jenis ganja dalam bentuk brownis/cookies ini merupakan modus baru yang ada di Jawa Tengah. Pengedar berkreasi dan memanfaatkan situasi Pandemi Covid-19 dengan melayani pembelian brownis/cookies secara online. 

Tim pun menyita sejumlah barang bukti, seperti 1 paket narkotika jenis ganja terbungkus plastik klip tertulis goodshit. 1 paket ganja di dalam aluminium foil, 2 paket brownies diduga mengandung narkotika jenis ganja, 3 paket cookies diduga mengandung narkotika jenis ganja, dan benda lainnya.  Adapun tersangka FES terancam dikenai Pasal 111 ayat 1 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (tim jateng7/Jepara).






Tuesday, July 28, 2020

Hindari Sepeda Motor, Dua Bus Tabrakan di Tanjang Pati

Tabrakan dua bus bernumpang di sebelah selatan jembatan Tanjang Pati Selasa (28/7) pagi .


JATENG7.PATI
- Dua bus berpenumpang jurusan Pati-Purwodadi dari arah berlawanan bertabrakan di Selatan jembatan Tanjang, Selasa (28/7/2020). Tepatnya di jalan raya Pati - Kayen turut Desa Tanjang Kecamatan Gabus Kabupaten Pati. Kejadian berlangsung sekira pukul  08.15 pagi.

kronologi kejadian, Sapuan salah satu korban  penumpang bus memberikan keterangan, semula  sopir bus Surya Jati Agung yang berplat nomor K-1556-AH mencoba menghindari sepeda motor dari arah utara yang membawa keranjang (tombong). Namun karena sopir yang diketahui bernama Sutrisno (42) tak kuasa mengendalikan busnya, akhirnya menabrak bus Fitriya Jaya yang melaju dari arah Selatan,”akunya kepada media.

Korban lainya Supriyono juga penumpang bus menambahkan,”saat kejadian kondisi jalan yang terletak di Desa Tanjang, tepatnya Selatan Jembatan, ini rame oleh pengguna jalan,”akunya kepada media.

Sementara dari petugas Lakalantas Polres Pati Ipda Inung H. Yugastanto mengatakan “Laka lantas terjadi antara Minibus Isuzu K-1556-AH kontra dengan sepeda motor Honda Grand K-2134-SA kontra lagi dengan Minibus Mitsubishi K-1462-GA,” ucap Kanit Laka Polres Pati saat di TKP.

Hal tersebut mengakibatkan dua bus bertabrakan dan menyebabkan kedua bus bagian depan ringsek lantaran saling tabrak arah berlawanan. Pihaknya juga mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat sepeda motor dari arah utara yang hendak menyalip. Namun, karena faktor laju kendaraan tersebut, berakibat kecelakaan,”ungkapnya.

Lanjut Kanit,“Minibus Isuzu K-1556-AH berjalan dari arah selatan ke utara, searah didepannya berjalan Spm Honda Grand K-2134-S (selatan ke utara) dan dari arah berlawanan berjalan Kbm Minibus Mitsubishi K-1462-GA (utara ke selatan). Sesampainya di tempat kejadian diduga Kbm Minibus Isuzu K-1556-AH kurang menjaga jarak aman kemudian menabrak bagian belakang Spm Honda Grand K-2134-S dan Kbm Minibus Isuzu K-1556-AH oleng kekanan bertabrakan dengan Kbm Minibus Mitsubishi,” bebernya.

“Bahwa posisi terakhir Kbm Minibus Mitsubishi K-1462-GA, Kbm Minibus Isuzu K-1556-AH dan Spm Honda Grand K-2134-S ditengah badan jalan tersebut.

Jumlah korban sebanyak 9 orang. Meski tidak ada yang meninggal dunia. Kondisi bermacam Namun, kondisinya ada yang cukup parah hingga dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan intensif.
“Saat ini dilarikan ke rumah sakit Soewondo salah satunya korban yakni Sutrisno mengalami luka patah terbuka kaki kanan dan kiri, lecet perut.

“Korban selanjutnya adalah  ibu Gari penumpang dari bus Fitriya jaya  mengalami luka patah tangan kanan, patah kaki kanan, dibawa ke Rumah Sakit Soewondo Pati. Dan ada juga yang saat ini dibawa ke RS  Mitra Bangsa, dan RSU Fastabiq Pati. (tim jateng7/Peci).


Terdampak Pandemi Covid-19, Mawar Hartopo Salurkan Bantuan Sembako untuk Ponpes Kudus


Secara simbolis wakil ketua I TP PKK Kudus  menyerahkan   Bantuan 100 paket sembakau kepada Ponpes, Desa Peganjaran, Selasa (28/7).



 JATENG7.KUDUS - Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Kudus Hj. Mawar Hartopo menyalurkan bantuan 100 paket sembako dari Gugus Tugas Covid-19 Kudus kepada Ponpes Al-Barokah, Desa Peganjaran. Secara simbolis, bantuan diserahkan kepada Ketua PC Muslimat NU Hj. Chumaidah sebagai pengelola ponpes di kediamannya, Selasa (28/7/2020). 

Bantuan tersebut ditujukan untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 secara ekonomi, terutama bagi para lansia. Mawar Hartopo berharap, hal tersebut turut meringankan beban masyarakat sekaligus sebagai pesan untuk saling berbagi di tengah keterbatasan. Tak lupa, dirinya juga berpesan agar protokol kesehatan dapat terus diterapkan, khususnya dalam seluruh aktivitas ponpes.

 "Kami TP PKK dan dari BPBD menyerahkan sedikit bantuan sembako di Pondok Pesantren Al Barokah. Pandemi Covid yang berkepanjangan ini menyebabkan dampak ekonomi yang luar biasa. Intinya kami ingin saling berbagi dan men-support satu sama lain," ujarnya.

Di sisi lain, Chumaidah memyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas bantuan yang telah diterima. Dirinya menjelaskan, bantuan tersebut akan kembali disalurkan kepada para lansia pada Pengajian Majelis Taklim Al Barokah. Dirinya pun mendoakan, supaya bantuan tersebut dapat membawa manfaat dan barokah bagi masyarakat yang membutuhkan.

 "Kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga, semoga bantuan ini dapat sangat bermanfaat untuk lansia  yang saat ini perekonomiannya terdampak pandemi," tuturnya. (tim jateng7/Al-Bustomi)

Related Post

.